Ruang Kelas SDN 5 Sokobanah Sampang  Ambruk Tanpa Perbaikan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) MIRIS: Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Bira Tengah Kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) di rumah warga. 

KABARMADURA.ID, SAMPANG- Ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bira Tengah 5 Kecamatan Sokobanah Sampang ambruk. Kondisi itu terjadi sejak beberapa waktu lalu. Akibatnya, semua siswa belajar di rumah warga untuk mengikuti kegiatan belajar. Sebab hingga saat ini, belum ada perbaikan ruang kelas. Sehingga untuk sementara, menggunakan emperan warga sebagai wadah menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM).

Kepala SDN 5 Bira Tengah Suatmadi mengatakan, ruang kelas yang ambruk sebelumnya ditempati siswa kelas I. Hanya saja lantaran kondisi kelas lainnya sangat memprihatinkan, maka juga memindah proses KBM di rumah warga. Sebab dikhawatirkan bangunan kelas lainnya juga ambruk. “Kondisi kelas itu memang sudah rapuh. Kami khawatir bangunan ambruk, makanya siswa harus diungsikan sementara untuk menggelar KBM,” ujarnya Selasa (28/9/2021).

Untungnya gedung kelas ambruk di luar KBM. Sehingga tidak ada siswa yang menjadi korban dari runtuhnya ruang kelas. Sedangkan ambruknya gedung diakibatkan faktor usia bangunan. Yakni, tembok yang sudah mulai rapuh. Akibatnya, tidak mampu menahan atap. Hanya saja, hingga saat ini belum ada perbaikan.

“Sebelum ambruk, bangunan sudah tidak ditempati. Saat kejadian pun tidak ada siswa bermain di dalamnya. Sampai saat ini bangunan masih dibiarkan berdiri. Jadi bangunan yang ambruk ini hanya terjadi di satu sisi saja. Sebelumnya gedung itu tidak pernah direhab. Usianya kira-kira sekitar dua puluh tahun,” tuturnya.

Suatmadi mengaku, sudah dilaporkan ambruknya gedung sekolah ke pemerintah. Salah satunya, kepada koordinator bidang pendidikan di tingkat kecamatan. Namun sampai saat ini, tidak ada tindak lanjut. Meski demikian diakui, sekolahnya pernah ditinjau dua kali oleh tim dan konsultan. Sebab ditengarai akan segera direhab tahun 2019 atau tahun 2020.

“Pernah ditinjau, tapi sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai pembangunannya,” kesalnya.

Sementara itu, Kasi Sarana dan Prasarana Sekolah Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang Suraji belum bisa dimintai konfirmasi. Sebab ketika berusaha dikonfirmasi ke tempat kerjanya tidak ditemui. Bahkan dikonfirmasi melalui nomor ponselnya juga belum ada respon.

Reporter : Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *