Rumah Ambrol, BPBD Sumenep Masih Salurkan Terpal dan Sembako

  • Whatsapp
(FOTO: RAHMAN FOR KM ) DIBANTU: Distribusi sembako kepada keluarga korban yang rumahnya ambrol.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Pada awal musim hujan di sejumlah kecamatan terdapat rumah yang dilaporkan ambruk. Berdasarkan informasi terbaru di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep tercatat ada 3 rumah di kecamatan berbeda mengalami kerusakan akibat curah hujan yang tinggi.

Untuk para korban sementara saat ini hanya diberikan bantuan berupa sembako dan terpal. Sementara untuk uang stimulan masih belum tersalurkan dari BPBD. Alasannya, rata-rata korban tidak mempunyai rekening sendiri. Sebab bantuan uang prosedurnya non tunai.

Bacaan Lainnya

“Untuk bantuan stimulan kita masih menunggu pengajuan, nanti uang itu menangani untuk rehabilitasinya, kalau sudah mempunyai rekening nanti langsung masuk rekening pribadinya,” kata Kepala BPBD Sumenep Rahman Riadi, Minggu, (21/11/2021).

Rahman mengaku telah mendistribusikan sembako ke korban rumah ambrol pada beberapa hari kemarin, di antaranya di Desa Karangduwek Kecamatan Kota, Desa Batudinding Kecamatan Gapura dan Desa Saronggi Kecamatan Saronggi.

Dia juga mengatakan, ambrolnya rumah warga itu lantaran curah hujan yang begitu tinggi. Berdasarkan pantauan untuk kategori kerusakan rata-rata rusak sedang.

“Kami bakal segera usulkan untuk mendapatkan bantuan stimulan berupa uang, agar segera diperbaiki nanti,” imbuhnya.

Dijelaskan Rahman, bantuan yang disediakan oleh BPBD sebagaimana regulasi yang berlaku adalah Rp2,5 juta untuk satu bangunan atau rumah kategori rusak berat, Rp1,5 juta untuk bangunan atau rumah  rusak sedang, dan Rp750 ribu untuk rumah atau bangunan yang rusak ringan.

“Kami mengimbau masyarakat selalu waspada, curah hujan tinggi akan berlangsung hingga bulan Februari 2022 nanti,” pungkasnya.

Reporter Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *