“Rumah Desa Hebat” Cerdaskan Anak Bangsa

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FOR KM/RIZAL) PENDIDIKAN: Wujudkan anak desa berkualitas.

KABARMADURA.ID. SAMPANG-”Rumah Desa Hebat” merupakan wadah anak desa yang patut diacungi jempol oleh masyarakat Sampang. Sebab, program bertujuan mencerdaskan anak-anak desa.

Terbukti, dalam memberikan pembelajaran, khususnya bahasa Inggris kepada peserta didiknya, tidak menarik biaya sepeser pun. Desa mana pun boleh untuk ikut program tersebut. Karena, mencerdaskan anak desa merupakan tanggung jawab dan amanahnya sebagai mahasiswa.

Bacaan Lainnya

Adapun untuk program “Rumah Desa Hebat”, antaranya; kursus gratis bahasa Inggris untuk anak desa, gerakan anak desa membaca 1 jam (tanpa gadget) dengan cara mengumpulkan anak desa serta membawa buku yang disukai dan membacanya (tanpa memegang handphone), mewujudkan 1000 sarjana untuk anak desa, dan menciptakan satu motivator dalam satu bulan (one month one motivator).

Dalam memberikan pembelajaran serta motivasi kepada peserta didik, peserta didik dari “Rumah Desa Hebat” dan  tim yang mengkoordinir bidang literasi turut membantunya.

” ‘Rumah Desa Hebat’ ini didirikan pada tahun 2018 atas dasar prihatin, karena banyak anak-anak desa yang minim soal pengetahuan. Khususnya bahasa Inggris. Dan untuk memberikan pembelajaran selain dari “Rumah Desa Hebat sendiri”, ada motivator dari desa lain. Jadi sekarang ini Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-2,” tutur founder “Rumah Desa Hebat”, Abu Rizal kepada Kabar Madura, Minggu (20/12/2020).

Kendati demikian, untuk menjalankan program mencetak 1000 sarjana yang  masih dalam tahap awal, mereka masih fokus pada kualitas peserta didik agar mahir dalam berbahasa inggris.

Bahkan, sebagai upaya untuk menjembatani anak desa agar kuliah melalui jalur beasiswa, mereka sudah koordinasi dan konsolidasi bersama pihak rektor dari berbagai kampus.  Tujuannya untuk mendorong agar program mewujudkan 1000 sarjana berjalan sesuai harapan.

“Program ini untuk tahun 2021, dan kami sudah koordinasi dengan pihak rektor, alhamdulillah beliau sangat mengapresiasi dan akan mengupayakan untuk program beasiswa,” imbuhnya.

Selain itu, dalam menjalankan program belajar mengajar dilakukan dua kali dalam sepekan, dan itu disesuaikan waktu lowong peserta didik. Karena, selain peserta didik tersebut belajar di “Rumah Desa Hebat”, juga belajar di lembaga sekitar.

Perlu diketahui, bahwa pembelajaran dilakukan di rumah pribadi, dan itu dilakukan dengan cara gratis.

” Ada 30 orang yang tergabung secara struktur kepengurusan, untuk anak didik kurang lebih 40 peserta,” pungkasnya. (mal/km58)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *