Rumah Sakit Penyangga Pasien Covid-19 Belum Siap

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ZUBAIDI) DITARGET AWAL AGUSTUS: Dinkes belum bisa penuhi date line perihal rumah sakit penyangga

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyatakan bahwa akan mempersiapkan salah satu rumah sakit sebagai rumah sakit penyangga penanganan pasien Covid-19.

Plt. Kepala Dinkes Pamekasan, Marzuki menguraikan bahwa, rumah sakit penyangga tersebut nantinya akan dikhususkan untuk merawat pasien Covid-19 dan tidak melayani pasien selain Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Rumah sakit ini memang cuma untuk pasien Covid-19 saja,” pungkasnya.

Rumah sakit penyangga tersebut, ungkap Kepala Dinkes Pamekasan, Marzuki, direncanakan mulai beroperasi pada awal Agustus ini. Memasuki hari pertama bulan Agustus, Marzuki menguraikan bahwa persiapan rumah sakit penyangga tersebut saat ini masih dalam proses persiapan.

Persiapan lain untuk penanganan pasien terinfeksi Covid-19 di Pamekasan adalah menjadikan beberapa rumah sakit swasta dan Puskesmas sebagai rujukan penanganan pasien Covid-19. Tahapan yang sudah dijalankan, urai Marzuki telah melakukan pertemuan dengan beberapa puskesmas dan rumah sakit swasta perihal rencana itu.

“Beberapa hari lalu kami sudah melakukan pertemuan. Dan saat ini sedang proses untuk mempersiapkan rumah sakit swasta sebagai rumah sakit penyangga,” terang Achmad Marzuki, Minggu (1/8/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam hasil pertemuan tersebut beberapa puskesmas dan rumah sakit swasta menyatakan kesiapannya.

Sebelumnya, Komisi IV DPRD Pamekasan memberikan batas waktu awal Agustus, Dinkes  dan rumah sakit swasta di Pamekasan sudah mulai mengoperasikan rumah sakit untuk ikut menangani pasien Covid-19. Terhadap target waktu tersebut,  Marzuki menerangkan bahwa hingga saat ini belum bisa memastikan rencana tersebut terlaksana.

“Belum bisa kami pastikan, doanya saja semoga terlaksana,” sambungnya.

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Khairul Umam mendesak Pemkab Pamekasan untuk segera menyediakan rumah sakit penyangga pasien Covid-19 di Pamekasan. Hal itu dimaksudkan untuk mengantisipasi kembali tingginya kasus Covid-19 di Bumi Gerbang Salam.

“Awal Agustus ini kami minta rumah sakit penyangga itu sudah siap. Ini supaya antrian di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 tidak lagi mengalami overload,” tegasnya. (bai/bri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *