oleh

Rumah Tidak Layak Huni Masih Banyak, Pemkab Berharap Dapat Kuota BSPS

Kabarmadura.id/Sumenep– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas PU Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PU PRKP dan Cipta Karya) menyampaikan, tahun ini masih belum ada kepastian mendapatkan kembali Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Ya tahun ini kami memang tidak mengajukan, dengan pertimbangan sudah melakukan komunikasi dengan teman-teman  DPR-RI ternyata Sumenep memang tahun ini masuk pada yang ditandai tidak akan mendapatkan program tersebut,” kata Kepala Bidang (Kabid) Perumahan Benny Irawan.

Benny menambahkan, meskipun tahun 2019 Sumenep mempunyai jatah yang cukup banyak, yaitu 1.530 pembangunan bantuan program  yang saat ini sudah dikerjakan, namun masih banyak rumah yang perlu mendapat bantuan pemerintah. Sementara yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sendiri untuk jatah untuk BSPS juga masih belum jelas berapa anggarannya.

“Tetapi tidak menutup kemungkinan tahun ini ada, karena seperti tadi itu, berdasarkan kemitraan. Siapa tahu teman-teman DPR-RI akan memindahkan ke sini berdasarkan beberapa daerah ketika dilakukan verifikasi ternyata sudah tidak layak dibantu,” imbuhnya.

Sehingga dia berharap ada keajaiban,  agar masyarakat Sumenep tetap mendapatkan jatah program BSPS tersebut, walaupun jumlahnya tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Yang terpenting, dapat jatah karena menurutnya masih banyak yang membutuhkan bantuan tersebut. (ara/pai)

Komentar

News Feed