Rutan Kelas IIB Sumenep Kelebihan Muatan Napi

  • Bagikan
(FOTO: KM/MOH RAZIN) MENINJAU: Kapasitas rumah tahanan (rutan) kelas IIB Kabupaten Sumenep kurang layak untuk menampung narapidana (napi).

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Kapasitas rumah tahanan (rutan) Kelas llB Sumenep melebihi dari target kuota tahanan. Akibatnya para narapidana (napi) terpaksa berdesak-desakan. Hal tersebut diungkapkan,

Kepala Rutan, Viverdi Anggoro, Selasa (1/12/2020).

Menurutnya, akibat desakan sejumlah napi, menghambat upaya produktivitas pembinaan. Seperti pemberian pelatihan pekerjaan terhadap napi dan lain sebagainya. Sedangkan, ketersediaan lahan terbatas.

“Misalnya, kami ada rencana memberikan fasilitas pelatihan pertukangan, akibat tempat yang terbatas, menjadi penghambat untuk lebih produktif. Kami masih belum bisa menyiasatinya, karena lahannya tidak bisa dipaksakan,” keluhnya.

Dijelaskan, kapasitas yang memuat seratus napi, saat ini berisi sekitar kurang lebih 320 napi. Sehingga untuk sementara, sebagai upaya menghibur napi memberikan beberapa aktivitas, semisal kegiatan keagamaan.

Alternatif lain, ia melanjutkan harus memindahkan rutan ke daerah lain. Sebab, lokasi daerah yang kurang strategis mengakibatkan lapas atau rutan tidak dapat dibagun bertingkat atau berlantai. Sehingga,  tempat tersebut dapat difungsikan ke aset lain.

“Ya agar mereka tidak terasa sesak disini, ada berbagai kegiatan, sehingga para napi itu sering nongkrong di mushola, juga ada yang sering nongkrong di tempat kerja batik. Saya yakin, mereka tidak terasa jenuh juga ada ruang perpustakaan,” paparnya.

Pihaknya berjanji, akan mencoba untuk mengatasi over kapasitas. Yakni dengan  memanfaatkan aset daerah, untuk dijadikan lokasi berkreasi. Misalnya, dijadikan peningkatan keahlian. Sehingga, ketika pulang bisa dijadikan bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Nanti akan kami coba, Karena sekarang masih proses transisi pergantian bupati, nanti kami coba memaksimalkan aset yang ada di daerah,” janjinya. (ara/ito)

Baca juga  Perbaikan Pasar Anom Sumenep Terganjal Regulasi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan