oleh

Rutin Menulis di Blog, Vivi Lutfiana Bisa Pelesir Gratis ke Luar Negeri

Berawal dari kebosanan melakukan rutinitasnya sebagai mahasiswi, perempuan asli Bangkalan ini akhirnya memulai menulis ketika semester 3, tepatnya pada tahun 2016 akhir. Pada awalnya, ia hanya iseng dan mengisi waktu luang saja. Kini, ia mendapatkan manfaat dari kegiatan iseng yang dijalani tersebut, yakni bisa jalan-jalan ke luar negeri. Mimpi yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

FA’IN NADOFATUL M, KOTA

Ia memilih menulis dan bercerita melalui blog. Perempuan berparas cantik ini mengaku lebih senang menulis di blog. Melalui blog, dirinya merasa nyaman untuk membangun dirinya menjadi pribadi yang lebih baik. Bahkan melalui tulisan di blog yang ia tekuni, ia bisa mengembangkan potensi dan minat yang ada di dalam dirinya yang selama ini ia rasa bahwa tidak bisa mengembangkan hal tersebut.

“Dari blog ini bisa mengeksplore apa yang saya rasakan. Orang lain bisa, kenapa saya tidak bisa,” ujarnya, Rabu (6/10).

Perempuan yang juga berprofesi sebagai model ini mengaku, melalui blog tersebut ia mampu berjalan-jalan hingga ke luar negeri. Negeri tetangga seperti Malaysia dan Singapura telah ia datangi. Tidak luput beberapa tempat yang ada di Indonesia juga telah Vivi kunjungi.

Melalui tulisannya di blog, ia berpikir bahwa dengan itu dirinya bisa meninggalkan kenang-kenangan kepada anak dan cucunya kelak jika dirinya sudah tua dan meninggal. Dari kebosanan yang ia rasa, Vivi mulai ikut perlombaan blog. Akhirnya dia memenangkan perlombaan blog tingkat nasional.

Dari situlah dirinya mendapat juara 3 dan profilnya diterbitkan dalam sebuah majalah. Setelah memenangkan perlombaan tersebutlah, Vivi merasa kecanduan menulis. Meski bukan passion Vivi, dirinya tetap menekuni kepenulisan di blog.

“Dari kepenulisan, saya belajar banyak dari situ dan saya terus ingin mengembangkan apa yang ada dalam diri saya melalui tulisan di blog,” kata mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi ini.

Saat ini, Vivi hanya aktif di dunia kepenulisan melalui blog dan ikut beberapa komunitas blogger di Madura. Perempuan yang kuliah di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan ini juga suka menulia cerita pendek (cerpen).

“Dari blog juga saya merasa menjadi perempuan mandiri di mana dari blog saya mendapatkan pundi-pundi uang yang bisa saya gunakan untuk kehidupan saya,” pungkasnya. (ina/pai)

Komentar

News Feed