oleh

Lebih Dekat dengan Kasatlantas Polres Sumenep

KABARMADURA.ID, Sumenep – Niat tulus dalam mengemban tugas sebagai abdi Negara tidaklah mudah. Selain peningkatan etos kerja, melalui pengabdian sebagai anggota kepolisian, juga ada kewajiban pribadi dalam membina keluarga. Ikhlas dan sabar andalan,  AKP Toni Irawan, SH. MH. Kasat Lantas Polres Sumenep.

MOH RAZIN,  Sumenep

Pria kelahiran tanah Sidoarjo pada 8 Maret 1977, mempunyai prinsip kerja yang cukup mapan. Segala permasalahan, tantangan tugas merupakan ujian untuk menjalani kehidupan baik secara pribadi dan  kedinasan yang harus dilaksanakan dengan benar. Semua itu tidak terlepas dari petunjuk dan kekuasaa Allah SWT.

“Semuanya adalah ibadah, jika disandarkan pada nilai-nilai agama melalui niat yang tepat. Sebab tidak ada yang bisa dibanggakan dari kita ini, makanya mumpung lagi ada kesempatan harus benar-benar dimaksimalkan,” katanya, Rabu (07/10/2020).

Karir dalam dunia kepolisian bapak dari tiga anak itu cukup singkat, usai lulus sekolah kepolisian langsung diamanahi tugas di daerah Jakarta, lalu pindah ke Aceh selama satu tahun yaitu pada 1999 hingga 2000. Tidak berselang lama dia ditugaskan di Polda Jawa Timur (Jatim) sebagai brigadir operator.

Singkatnya prestasinya tidak membuat dirinya bersombong diri. Namun menjadikan, AKP Toni Irawan semikin komitmen dan gigih bertugas sambil belajar. Alhasil, tahun 2008 dinyatakan lulus sekolah inspektur polisi sebagai persyaratan mengejar karirnya ke jenjang yang lebih tinggi.

Setelah dinyatakan lulus, dia kembali dipindah tugaskan ke Polrestabes Surabaya sebagai perwira pertama. Namun hanya sebentar, sebab pada tahun 2009 dikembalikan lagi ke Polda Jatim sebagai Pamin Subbag Mutasi Jabatan (Mujab) Biro sumber daya manusia (SDM) Polda Jatim selama tiga tahun.

Pada tahun 2012 dipindah lagi ke Gresik dengan jabatan perwira pertama satuan polisi lalu lintas (Satlantas) Polres Gresik selama dua tahun. Ada semangat baru, pada 2014 dia ditugaskan di tanah kelahirannya, tepatnya di Polres Sidoarjo.

Cukup lama pria yang dipanggil Toni itu menjalankan tugas di daerahnya, dan banyak kado manis yang dia peroleh, mulai tahun 2016 dia dipercayai menjadi Kanit Regident Sidoarjo, tahun 2018 Kanit Laka Sidoarjo.

Seperti biasa selain bertugas rasa haus akan ilmu pengetahuan terus dirasakan, sambil bertugas dia juga sekolah staf pimpinan tingkat pertama, dan dinyatakan lulus Desember 2018. Setelah lulus menjabat sebagai Waka Satlantas di Sidoarjo hingga tahun 2020.

Pada 1 Oktober kemarin dipindahkan ke Kota Keris sebagai Kasat Lantas Polres Sumenep. “Begitu jalan cerita dan proses yang saya tempuh, sehingga akhirnya sampai di sini (Sumenep) intinya jika tugas dianggap ujian maka disitulah kebaikan-kebaikan bisa dipetik dan dinikmati,” imbuhnya.

Kesederhanaan dalam menjalankan tugas, ditandai dengan melakukan pendekatan emosional dengan anggota dan masyarakat. Terlebih dalam beraktivitas mengatur lalu lintas. Kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas menjadi syarat utama melindungi diri sendiri dan nyawa orang lain.

“Ambillah pelajaran pada kecelakaan lalu lintas, selalu hati-hati, patuhilah segala jenis peraturan, terutama yang kasat mata, seperti spion dan yang lainnya. Kami juga menyampaikan kepada anggota dalam melakukan penilangan target jangan sampai lecet,” tegasnya.

Termasuk pada situasi mewabahnya Covid-19 ini, selain harus ekstra hati-hati menggunakan jalur lalu lintas. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar selalu beraktivitas sesuai arahan protokol kesehatan (prokes).

“Selain memakai masker dan atribut lainnya, kami di sini aktif melakukan senam, untuk menguatkan imun tubuh termasuk yang membutuhkan pelayanan SIM,” pungkasnya. (*/ito)

 

Komentar

News Feed