oleh

Sabtu Minggu, Warga Kota Sumenep Dilarang Keluar Rumah

Kabarmadura.id/Sumenep-Demi mencegah penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melarang warga Kecamatan Kota untuk keluar rumah pada hari Sabtu dan Minggu.

Bupati Sumenep A Busyro Karim menyampaikan, larangan tersebut berdasarkan kesepakatan rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumenep. Larangan tersebut sementara hanya untuk warga daerah Kota Sumenep, sementara untuk warga desa lain sifatnya imbauan.

“Hal tersebut sementara berlaku di daerah Kota Sumenep, sementara di desa-desa di luar daerah kota sifatnya hanya imbauan,” katanya, Senin (20/4/2020).

Dijelaskan, nantinya di daerah perkotaan ada pengawasan ketat dari pihak keamanan ataupun tim satgas Covid-19 supaya masyarakat tidak pergi ke desa lain pada Hari Sabtu dan Minggu.

“Sudah disepakati, antarperumahan tidak boleh ada kunjungan. Jadi, Sabtu dan Minggu di wilayah Kota tidak boleh ada kunjungan, tidak boleh pergi ke desa lain. Harus tetap ada di desanya sendiri untuk Sabtu dan Minggu,” terangnya.

Untuk memaksimalkan hal itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan para Kepala Desa (Kades) di Sumenep, khususnya desa atau kelurahan yang ada di Kecamatan Kota.

Adapun untuk anggaran Covid-19 penanganan Covid-19, Pemkab Sumenep sudah menyediakan senilai Rp95,8 mikiar. Anggaran itu nantinya akan digunakan sesuai kebutuhan.

Dalam penggunaan anggaran tersebut, Pemkab Sunenep didampingi oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) seperti kejaksaan dan pihak kepolisian agar tidak ada masalah di kemudian hari dalam penggunaan anggaran itu.

Saat ini sudah beberapa persen anggaran tersebut yang terpakai untuk penanganan Covid-19.

“Uang keluar (dibelanjakan, red) bukan berdasarkan keinginan pihak lain, tetapi berdasarkan kebutuhan penanganan Covid-19,” pungkasnya. (imd/pai)

Komentar

News Feed