Salurkan 530 Paket Beras, Minim Donasi dari Masyarakat Umum ke Baznas

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) NINIM DONASI: Ketua Baznas Pamekasan, Fadli Gazali saat ditemui Kabar Madura di kantornya.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN–Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pamekasan mengalami krisis donasi selama bulan Ramadan tahun ini. Hal itu diyakini karena dampak wabah Covid-19 selama dua tahun terakhir.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Baznas Pamekasan Fadli Gazali. Menurutnya, Baznas Pamekasan untuk tahun ini mengalami penurunan donasi. Sebagai lembaga amil zakat yang dikenal kerap menghimpun donasi dari para pejabat dan lembaga pemerintahan, kini donasi disebutnya sangat minim bahkan bisa dibilang tidak ada sama sekali.

Bacaan Lainnya

“Ya bisa dikatakan nol untuk tahun ini. Tidak ada, hibah juga tidak ada. Biasanya rutin,” ungkapnya.

Kendati begitu, dia mengungkapkan, bahwa hanya terdapat dua lembaga pemerintah yang menyalurkan zakat melalui pihaknya, yaitu Bank Jatim dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan. Selain dari itu, tidak ada donasi baik dari pemerintah maupun dari swasta.

Tidak hanya itu, Fadli mengungkapkan, Baznas Pamekasan yang sebelumnya rutin menerima dana hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, untuk tahun ini pihaknya absen menerima dana hibah. Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya rutin menerima dana hibah hingga mencapai Rp65 juta.

Dia mengungkapkan, pihaknya hanya menerima donasi dari Baznas Pusat melalui Baznas Provinsi Jawa Timur berupa 530 paket beras. Setiap paket berisi beras seberat 5 kilogram. Namun, seluruh paket beras tersebut telah memiliki daftar penerima yang ditentukan oleh Baznas Provinsi Jawa Timur.

Seluruh paket beras tersebut diakuinya sudah disalurkan kepada seluruh penerima. Dia menambahkan, pihaknya tidak memiliki program khusus selama bulan Ramadan ini. Pihaknya hanya fokus menunggu donasi baik dari pemerintah maupun dari swasta.

Kendati begitu, dia mengaku telah menghadap pimpinan daerah untuk membantunya dalam menghimpun donasi. Yang pihaknya harapkan yaitu seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Pamekasan mau berdonasi melalui Baznas sebagaimana yang lumrah setiap tahun.

“Tapi kondisinya tetap seperti ini. Kita sudah menghadap bupati dan pak sekda. Karena Covid-19 ini, tidak ada donasi disalurkan melalui kita,” terangnya. (ali/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *