oleh

Sampah Berserakan, Klaim Kiriman dari Pamekasan

KABARMADURA.ID, SAMPANG  -Tumpukan sampah di Desa Tanjung, Kabupaten Sampang terkesan tidak terkelola. Sampah tersebut dibiarkan berserakan di pinggir jalan dan sungai. Tepatnya, di bawah jembatan pintu masuk Pamekasan-Sampang.

Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan dan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang, Akh. Syarifuddin mengaku, sudah melakukan koordinasi dengan relawan persampahan di Desa Tanjung. Hanya saja,  yang membuang sampah bukan warga setempat, akan tetapi dari warga Bandaran, Kabupaten Pamekasan.

Menurutnya, sampah tersebut berada di Sampang. Sehingga, tetap menjadi tanggung jawabnya. Salah satu upayanya, akan dilakukan pengangkutan oleh petugas. “Sebelumnya pernah terjadi, dan itu bukan sampah dari masyarakat Desa Tanjung, Sampang, tetapi dari Desa Bandaran Pamekasan. Yang jelas, kami akan membuang sampah itu ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” tuturnya, Kamis (25/2/2021).

Lebih lanjut, Akh. Syarifuddin menjelaskan sampah tersebut dibuang di malam hari. Sehingga, tidak terpantau oleh petugas. Sebagai upaya untuk mencegah, agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, di Tanjung sudah ada tempat pengelolaan sampah dan Tempat Penampungan Sementar (TPS).

“Jadi, untuk sampah yang tidak bisa dikelola, diangkut untuk dibuang ke TPA sampah. Terpenting, kesadaran masyarakat, dan sebelumnya bersama relawan kami memberi himbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan,” imbuhnya.

Sementara itu, relawan sampah Desa Tanjung Sampang, Buradi membenarkan, bahwa sampah itu dari warga Pamekasan yang dibuang di malam hari. Sebagai pencegahan, dirinya bersama anggota melakukan pemantauan. “Benar, itu dari warga Pamekasan, dan kemarin saja kami mencegah salah satu warga yang mau membuang sampah,” responnya singkat. (mal/ito)

Komentar

News Feed