Sampang Raih Nomor Induk Koperasi Terbaik Ketiga se-Jawa Timur

  • Whatsapp
PRESTASI: Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi, Surabaya.

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang kembali meraih prestasi membanggakan. Kabupaten Sampang menerima penghargaan sebagai kabupaten terbaik ketiga se-Jawa Timur atas pencapaian nomor induk koperasi (NIK) terbaik nomor tiga se-Jawa Timur (Jatim).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi, Surabaya. Penghargaan itu diterima Bupati Sampang Slamet Junaidi saat penurunan bendera merah putih momentum Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-76.

Bersamaan dengan Kabupaten Sampang, sejumlah kabupaten lain juga menerima penghargaan yang sama. Mereka menerima sertifikat NIK berprestasi. Sementara Kabupaten Sampang terpilih menjadi terbaik ketiga di antara lima kabupaten yang menerima penghargaan.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengatakan, penghargaan yang diraih berkat kerja keras dan kerja sama semua pihak terkait. Sehingga menjadi kabupaten terbaik ketiga di Jawa Timur. Sebab menurutnya, di Sampang banyak koperasi yang aktif dan produktif.

“Alhamdulilah pada momentum kemerdekaan, Kabupaten Sampang menerima penghargaan. Ini berkat kerja sama semua tim dan koperasi. Kami akan terus berbenah lebih baik lagi, ” kata bupati dengan sapaan Haji Idi itu.

Diungkapkan pula, jumlah koperasi aktif di Sampang sebanyak 295 unit. Sementara yang telah memiliki NIK sebanyak 238 koperasi (per Agustus 2021).

Haji Idi juga mengaku bahwa selama ini mendorong Diskopindag Sampang untuk gencar melakukan sosialisasi, pembinaan dan pendampingan, baik secara administrasi, manajemen dan peningkatan kapasitas sumber daya manusianya (SDM). Sehingga membuahkan hasil banyak koperasi aktif dan produktif.

Dampaknya, banyak koperasi mendapat sertifikat sesuai dengan konsistensi yang dilakukan koperasi dalam bidang usahanya.

“NIK merupakan sertifikat yang diberikan pemerintah kepada koperasi sebagai bentuk apresiasi diakuinya secara kelembagaan dan usaha sebagai koperasi aktif,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Diskopindag Sampang Dra Hj Suhartini Kaptiati menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah berkat dorongan dari bupati, kemudian ditindaklanjuti oleh instansinya. Alhasil, banyak koperasi yang produktif dan layak diberikan sertifikat NIK.

“NIK memiliki tiga fungsi, di antaranya konfirmasi, klarifikasi dan kolaborasi. Di Sampang alhamdulilah banyak yang aktif dan layak menerima sertifikat, ” ucap Suhartini.

Dijelaskan pula, NIK juga merupakan alat konfirmasi status koperasi dalam rangka sinkronisasi data koperasi yang aktif dari database dengan data koperasi di lapangan. Sehingga, koperasi yang sudah memenuhi syarat legal formal, dapat mempunyai NIK, namun yang mendapat sertifikat NIK merupakan koperasi yang aktif serta menjalankan fungsi perkoperasian.

Adapun kabupaten/kota yang menerima penghargaan pencapaian sertifikat NIK, di antaranya Kabupaten Lumajang, Kota Mojokerto, Kabupaten Sampang, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Malang. (man/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *