Sampang Tidak Termasuk Wilayah Hujan Es

(FOTO: KM/ FATHOR RAHMAN)

KABARMADURA.ID | SAMPANGFenomena hujan es yang terjadi di beberapa wilayah cukup membuat khawatir masyarakat, termasuk di Kabupaten Sampang. Sebab fenomena langka itu bisa menyebabkan kerusakan di atap rumah warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang Asroni mengatakan, cuaca ekstrem yang sering terjadi di beberapa waktu terakhir perlu diwaspadai. Kendati demikian, ia menegaskan Kota Bahari tak termasuk dalam wilayah yang berpotensi turun hujan es.

“Meski tidak berpotensi terjadi hujan es, masyarakat tetap harus waspada pada cuaca ekstrem ini. Sebab, potensi bencana lain dapat terjadi. Salah satunya banjir,” ungkapnya, Rabu (23/2/2022).

Bacaan Lainnya

Diprediksi cuaca ekstrem akan berakhir pada awal Maret nanti. Potensi hujan dengan intensitas tinggi serta angin kencang masih berpotensi terjadi di Sampang.

“Cuaca ekstrem ini diperkirakan terjadi pada bulan Januari hingga Maret. Sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan,” tambahnya.

Tak hanya itu, ia juga mengimbau agar masyarakat pesisir berhati-hati pada potensi gelombang tinggi. Dikatakan, cuaca yang tidak menentukan dapat menyebabkan ombak tinggi.

“Jadi untuk masyarakat pesisir terutama yang berada di kepulauan Mandangin, sebaiknya berhati-hati saat melaut. Ciri-ciri ombak tinggi bisa ditandai dengan awan pekat dan hujan deras,” tandasnya.

Diketahui, fenomena hujan es terjadi di beberapa wilayah di Jawa Timur. Di antaranya di Kecamatan Kamal, Bangkalan dan Surabaya beberapa waktu yang lalu.

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Sule Sulaiman

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.