Sanggar “Damar Mesem” Kembangkan Kreativitas Santri PP Bustanul Ulum Desa Ellak Daya

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) DI-LAUNCHING: Peluncuran buku antologi puisi "Lubang Kata" dan Lomba Cipta Puisi se-Madura yang diselenggarakan oleh sanggar Damar Mesem PP. Bustanul Ulum Ellak Daya Lenteng Sumenep pada tahun 2017.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Sanggar seni Damar Mesem, salah satu kegiatan  ekstra Pondok Pesantren (PP) Bustanul Ulum Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, gencar meningkatkan minat dan bakat para santri di bidang kesenian.

Pendiri sekaligus pembina sanggar seni Damar Mesem Sugat Ibnu Ali menuturkan, lahirnya wadah kesenian itu dimulai pada 22 Juli 2006 di bawah binaannya.

Ia menuturkan, semula kegiatan di sanggar seni Damar Mesem  fokus pada pembelajaran seni teater dan penulisan puisi. Namun, karena beberapa alumni Damar Mesem sudah ada yang mampu menjadi pembina, maka kegiatan semakin diperluas sesuai potensi dan kemampuan siswa.

“Seperti Syarifullah dan Ita Puspita Sari, yang mana keduanya sama-sama berkiprah dalam kepenulisan, maka kegiatan sanggar ditambah dengan bimbingan melukis, tari tradisional, dan membatik,” tutur pria berkacamata itu.

Aktivitas di sanggar seni Damar Mesem memiliki kelas tertentu bagi semua peminatnya. Kegiatan rutinnya diselenggarakan pada hari Sabtu sore untuk kelas tari, membatik, dan melukis. Adapun untuk kegiatan teater dan menulis, dilaksanakan setiap malam Minggu.

Sugat, sapaan akrab pembina Damar Mesem melanjutkan, selain kegiatan rutin khusus di sekolah, sanggar Damar Mesem mengikuti kegiatan rutin kesenian di luar sekolah, seperti mengikuti kajian dengan komunitas kesenian lainnya.

Tidak hanya itu saja, sanggar tersebut selalu berpartisipasi dalam semua even baik tingkat kecamatan maupun nasional. Bahkan menurutnya, sangarnya mampu menyabet juara cipta dan baca puisi di tingkat kecamatan, maupun tingkat nasional.

“Pernah sanggar kami memfasilitasi penerbitan buku bersama, tentunya ada kuratornya seperti Pak Syaf Anton. Hal itu menjadi wadah untuk penulis pemula di Sumenep,” pungkasnya. (ara/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Komentar