oleh

Sanksi Khusus dan Denda Berlaku Bagi PNS di Kabupaten Sampang Pelanggar Prokes Covid-19

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Meningkatnya wabah Covid – 19 di Madura, menjadi atensi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang. Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melanggar protokol kesehatan (prokes) akan dikenakan denda di tempat.

Untuk menegakkan aturan itu, satuan tugas (Satgas) Covid-19, setiap hari menyisir semua lembaga pemerintah. Mulai dari lembaga tingkat kabupaten hingga kecamatan. Semua PNS yang melanggar langsung didenda Rp50 ribu di lokasi. Jika melanggar berkali-kali, akan dicatat khusus untuk mendapatkan sanksi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan membenarkan pemberlakuan denda tersebut. Menurutnya, Satgas Covid-19 emmang diminta tidak pandang bulu. Semua PNS dari berbagai eselon, wajib didenda. Tujuannya, untuk meminimalisir menyebarnya Covid-19.

“Saya sudah koordinasi ke sejumlah pihak terkait. Dan, kami sudah melakukan himbauan denda. Di Dinas Pendidikan (Disdik) sudah ada tiga orang yang didenda,” katanya.

Diungkapkan, Satgas Covid-19 melakukan operasi setiap hari di lingkungan pemerintah Sampang. Kebijakan penerapan denda diberlakukan sejak minggu ini. Jika ada PNS berkali-kali melanggar prokes, sanksi khusus menunggu.

Laki-laki yang akrab disapa Wawan itu mengaku, PNS harus patuh prokes. Sebab, menjadi contoh kepada masyarakat sebagai aparatur Negara. Pihaknya menerapkan aturan itu, agar di internal pemerintah lebih aman.

“Sehingga masyarakat juga lebih patuh. Kalau kami tidak mencontohkan bagaimana mereka bisa patuh. Ini sudah diberlakukan sejak minggu ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sampang, Agus Mulyadi sangat mendukung kebijakan pemerintah. Dengan PNS patuh prokes, maka masyarakat akan lebih mudah untuk ditertibkan.

“Kami himbau semua PNS di lingkungan Dinkes wajib pakai masker. Ini akan mengurangi peluang menyebarnya Covid-19,” responnya. (man/ito)

 

 

Komentar

News Feed