Santri di Bangkalan Temukan Bayi Dekat Ponpes

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ISTIMEWA) TEGA: warga saat menunjukkan lokasi tempat bayi perempuan dibuang di sekitar Pondok Pesantren Al Asy'ariyah, Desa Langpanggang, Kecamatan Modung, Bangkalan.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Warga Desa Langpanggang, Kecamatan Modung dihebohkan dengan penemuan bayi di dekat tempat pembuangan sampah. Bayi yang diduga baru saja lahir tersebut dibuang di lingkungan Pondok Pesantren Al Asy’ariyah, Desa Langpanggang, Kecamatan Modung, Bangkalan .

Kanit Satreskrim Polsek Modung Poudra menjelaskan, kejadian tersebut sekitar pukul 04.00. Pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa salah satu santri saat ingin membuang sampah menemukan bayi yang baru dilahirkan di tumpukan sampah. ”Setelah kami menerima laporan, kami menuju lokasi, tapi bayi sudah ditangani bidan setempat,” ulasnya.

Bacaan Lainnya

Kondisi bayi memang sehat, meski terlahir prematur. Sedangkan pada bagian tubuh bayi  terdapat potongan  tali pusar yang tidak rata, diduga dipotong dengan benda tumpul.

”Dugaan kami, bayi tersebut tidak dilahirkan di bidan, tapi di dukun,” jelasnya

Polsek Modung, lebih khususnya unit reskrim tengah mendalami kasus tersebut dan akan mencari pelakunya. Sehingga nantinya dapat dimintai pertanggungjawaban. Sementara bayi diamankan oleh bidan setempat dan akan diserahkan ke Dinas Sosial Bangkalan.

”Kami masih dalami kasusnya, dan secepatnya akan menemukan pelaku,” paparnya.

Kapala Puskesmas Modung Yoyok Hadi Sasono membenarkan dengan adanya penemuan bayi, di tempat pembuangan sampah di sekitar pondok pesantren. ”Bayi tersebut sepertinya baru dilahirkan, dan prematur, sebab berat badannya hanya mencapai 2 kilo gram, 1ons, sedangkan panjangnya mencapai 45 cm,” jelasnya

Puskesmas menerima bayi tersebut dari bidan desa setempat, kemudian dirawat di puskesmas, setelah kondisi membaik, bayi tersebut akan diserahkan ke Polsek Modung. ”Informasinya bayi tersebut akan diserahkan ke Dison Bangkalan, akan tetapi bayi tersebut saat ini menjalani perawatan.” pungkasnya, (km59/mam).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *