oleh

Sasar 34 Sekolah, Pengerjaan Rehab SD Tunggu Arahan Kementerian

Kabarmadura.id/Sumenep– Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep memastikan program rehabilitasi di sejumlah Sekolah Dasar (SD) yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tetap akan dilaksanakan. Sebab, anggaran khusus pendidikan memang tidak terkena dampak refocusing anggaran Covid-19. Namun sampai saat ini tidak ada satupun yang memulai pembangunan tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Abd Kadir menjelaskan, tidak terlaksananya pembangunan tersebut karena sampai saat ini masih belum ada petunjuk teknis (juknis) yang secara spesifik terlebih pada masa wabah Covid-19 ini.

“Masih tidak ada yang memulai.  Sekarang ini masih bulan puasa dan kami menunggu surat rekomendasi dari kementerian terkait teknisnya bagaimana, takut ada perubahan,” katanya, kemarin.

Apalagi memang saat ini kondisinya masih belum mendukung. Tetapi ketika normal atau jika terpaksa maka satu dua bulan ke depan dipastikan akan segera dilaksanakan. Karena jika tidak maka berakibat pada lambatnya proses penyelesaian.

Namun untuk tahun ini, terdapat penurunan jumlah penerima bantuan tersebut. Jika sebelumnya mencapai 117 sekolah, maka tahun ini hanya bisa diperkirakan sekitar 34 sekolah saja yang akan disasar bantuan tersebut.

“Nama-nama sekolahnya masih harus menunggu SK dari pemerintah Jawa Timur nantinya. Baru nanti diverifikasi terlebih dahulu, sekolah-sekolah yang terpilih,” jelasnya.

Sementara itu untuk teknis pencairan akan dilakukan secara bertahap. Setiap sekolah yang mendapat bantuan harus melaporkan secara berkala progres pencapaian pembangunan yang telah dilakukan. Jika sudah mencapai 65 persen, nantinya bisa mencairkan seluruh dana bantuan.

“Ya kan regulasinya harus selesai pertahap, maka harus benar-benar diperhatikan oleh setiap sekolah yang mendapatkan bantuan tersebut, jangan sampai tertinggal di setiap tahapannya,” pungkasnya. (ara/pai)

Komentar

News Feed