Satgas Covid-19 Bangkalan Bakal Swab Massal Pegawai

  • Bagikan
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M) SEMANGAT: Sejumlah pegawai dilakukan swab di Kantor DPRKP Bangkalan beberapa waktu lalu.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Meningkatnya kluster perkantoran, Satuan tugas (Satgas) Covid-19 berencana melakukan swab massal. Pihak Satgas tidak ingin hanya sekedar rapid test massal. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir penularan pada pegawai di Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudiyo menyampaikan, swab massal tersebut akan dilakukan secara bertahap. Dimulai dari Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Bangkalan, dimana ada 5 pegawainya yang terinfeksi Covid-19. Kemudian disusul Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) yang dua pegawainya dinyatakan juga terinfeksi covid-19 dan salah satunya meninggal dunia.

“Bertahap nanti, tidak langsung semua organisasi perangkat daerah (OPD). Kemarin kami sudah lakukan swab massal 80 orang, kemudian tambahan swab lagi 30 orang dan susulan 40 orang,” tuturnya.

Swab masih dilakukan di dua OPD yang sebelumnya dinyatakan terinfeksi covid-19 yakni Bappeda dan DPRKP. Sebab, kata Yoyok (sapaan akrabnya) dua OPD tersebut yang terbanyak terinfeksi covid-19.

“Rencananya kami tidak hanya rapid test saja. Tapi swab massal juga untuk menyapu bersih kluster perkantoran,” tuturnya.

Sementara itu, Humas Satgas Covid-19 Bangkalan Agus Zein menuturkan, akibat dari terinfeksinya beberapa pegawai dua OPD tersebut dilakukan penutupan sementara. Ditutupnya aktivitas perkantoran sementara mulai 14 hingga 18 Desember.

“Kami minta pegawai terus menaati protokol kesehatan baik dalam kantor maupun di luar kantor,” pesannya.

Namun walaupun dilakukan penutupan pada dua OPD itu, aktivitas pegawai sebagai abdi negara tetap dilaksanakan dari rumah masing-masing, atau work from home (WFH). Sehingga, kegiatan di dua dinas itu tetap berlangsung.

“Pekerjaan bisa dilakukan di rumah masing-masing. Jadi meski ditutup bukan berarti libur, bekerja tapi dari rumah,” pungkasnya. (ina/mam)

Baca juga  Anak Nakes Penanganan Covid-19 Dapat Jalur Khusus PPDB SMA/SMK
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan