oleh

Satgas: Lahan Pemakaman Korban Covid-19 di Sampang Tidak Jadi Prioritas

Kabarmadura.id/Sampang-Tim Satgas Pencegahan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sampang, menyatakan untuk saat ini penyedian lahan pemakaman dan peti jenazah korban wabah Covid-19 bukan prioritas.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Sampang, memilih untuk lebih berkonsentrasi pada upaya penanggulangan menjalarnya virus, dan tetap mempertahankan zona hijau Covid-19 di wilayah Provinsi Jawa Timur.

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Sampang Djuwardi. Menurutnya, prioritas utama Pemkab saat ini pada kegiatan pemantauan, pengawasan dan pendeteksian atau pada sisi upaya penanggulangan adanya penyebaran wabah Covid-19 di wilayah Kota Bahari.

Untuk itu lanjut dia, di setiap posko Covid-19 yang tersebar di sejumlah titik stategis di Kota Bahari, terus dijaga ketat dan semua sektor pemerintah mulai tingkat RT, desa, kecamatan hingga kabupaten terus bersinergi.

“Kalau soal lahan pemakaman dan peti jenazah untuk korban, sangat mudah, karena anggarannya sudah ada, tinggal dilaksanakan saja kalau sudah dibutuhkan,” ujar Djuwardi saat dihubungi Kabar Madura, Minggu (19/4/2020).

Lanjut dia, terkait pagu anggaran keseluruhan untuk penanggulangan Covid-19 yang disiapkan oleh Sampang, sementara ini senilai Rp32 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk berbagai kegiatan dan program khusus pencegahan penangulangan wabah tersebut, termasuk anggaran untuk pengadaan peti jenazah dan lahan khusus pemakaman para korban.

“Prinsipnya kami sudah menyiapkan anggaran untuk peti jenazah ini, dan ada tatacara keprotokolan tersendiri dalam proses pemakaman jenazahnya,” ungkapnya.

Masih kata Djuwardi, bagi masyarakat yang baru datang dari luar daerah diminta untuk mampir atau diturunkan di setiap posko. Pihaknya mengaku sudah melibatkan semua sektor pemerintah, mulai dari tingkat desa, kecamatan dan kabupaten untuk terus memaksimalkan upaya pencegahan penyebarannya.

Salah satunya dengan cara memperketat pemantauan para pekerja migran Indonesia (PMI), serta pemudik yang beberapa hari terakhir ini jumlahnya terus bertambah.

“Kami terus wanti-wanti masyarakat agar dapat mengikuti protokoler saat memasuki wilayah Sampang dan ada kesadaran serta bersedia untuk dilakukan pengecekan dan mengikuti rangkaian tahapan pencegahan penangan wabah Covid-19 yang ada, selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat,” tukas Djuwardi. (sub/pin)

 

Komentar

News Feed