Satpam Fasilitasi Penyerobot Antrean, Pelayanan BPJS Bangkalan Dikeluhkan Masyarakat

(FOTO: KM/FATHURROHMAN) DISEROBOT: Warga keluhkan pelayanan BPJS Kesehatan Bangkalan dalam pengelolaan antrean.

KABARMADURA.ID | BANGKALANPelayanan kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Bangkalan dikeluhkan warga. Pasalnya, satpam kantor dituding pilih kasih dan terkesan arogan dalam memberikan pelayanan. Bukan tanpa alasan, warga yang sudah lama mengantre, dibiarkan dan memilih orang yang baru datang untuk bebas masuk ke dalam.

Hal itu diungkapkan salah satu Warga Kecamatan Tanah Merah, Sakdullah. Dikatakan bahwa dia sempat beradu mulut dengan satpam di kantor BPJS Bangkalan. Sebab, dirinya mengantre sejak pagi hingga siang untuk mencetak kartu BPJS, malah didahului orang lain yang baru datang karena kenal dengan satpam tersebut.

“Waktu kami ke BPJS untuk mencetak kartu memang harus menunggu antrran di luar, waktu itu memang banyak yang mengantre. Kami mau masuk tidak diperbolehkan oleh satpamnya, padahal ada orang yang dibiarkan masuk, mungkin karena kenal dengan satpam itu. Terkesan ada diskriminasi,” ungkapnya pada Kabar Madura, Kamis (10/2/2022).

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal itu, Kepala BPJS Kesehatan Bangkalan, Faruk Ahmad menjelaskan,  masyarakat memang harus mengantre di luar, karena mengantisipasi penyebaran Covid-19. Namun dia berjanji akan melakukan evaluasi dalam pemberian pelayanan di Kantornya.

“Terima kasih atas keluhannya, akan kami evaluasi dalam membangun pelayanan kantor kami ke depannya. Permasalahan itu sudah selesai, hanya miskomunikasi saja,” jelasnya.

Menurutnya, kini masyarakat ketika hendak mengurus kartu BPJS sudah tidak perlu mengantre di luar, melainkan bisa mengantre di dalam. Selain itu, demi memberikan kenyamanan, juga sudah ditambah kanopi di bagian depan agar tidak kepanasan.

“Sekarang masyarakat sudah bisa masuk, di depan sudah ditambahkan kanopi agar tidak panas. Kalau dulu memang aturannya begitu dalam pengendalian Covid-19. Peraturan tahun 2021 yang lalu memang tidak bisa memberikan pelayanan tatap muka,” pungkasnya.

Reporter: KM63

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.