Satpol PP Pamekasan Keluhkan Minimnya Sarpras dan Kesadaran Warga dalam Mematuhi Perda

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) PERLU DITAMBAH: Satpol PP Pamekasan kekurangan mobil damkar, tangki penyuplai air, dan mobil patroli.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN –Hari Pamong Praja yang jatuh pada 8 September 2021 diwarnai sejumlah keluhan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan. Seperti halnya mengenai rendahnya pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan daerah (perda).

Kepala Satpol PP Pamekasan Kusairi mengatakan, dalam melaksanakan tugas menegakkan perda, pihaknya tidak menemukan kesulitan yang cukup berarti. Namun menurutnya, karena minimnya pemahaman masyarakat terhadap perda, maka sosialisasi kepada  masyarakat perlu ditingkatkan.

Bacaan Lainnya

“Dalam penindakan, kita melakukan tindakan yustisi dan non yustisi. Bisa tindakan tipiring ada tindakan administratif,” jelasnya.

Namun demikian, dia mengaku masih perlu meningkatkan pengetahuan anggota Satpol PP mengenai penegakan amanat perda. Sehingga dibutuhkan pendidikan kesamaptaan agar dapat menambah profesionalitas anggota Satpol PP Pamekasan.

Selain itu, ketersediaan sarana prasarana (sarpras) juga menjadi salah satu keluhan Satpol PP. Sebab, dalam organisasinya hanya terdapat dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dan dua unit tangki penyuplai air.

Ia menuturkan, bahwa jumlah tersebut belum ideal. Karena menurutnya, jumlah yang ideal yaitu empat unit mobil damkar dan empat unit tangki penyuplai air. Jumlah tersebut cukup untuk wilayah selatan dan utara. Sehingga, jika terjadi kebakaran di wilayah utara, dapat segera ditangani.

Sementara sarpras lainnya yang dikeluhkan yaitu jumlah mobil patroli. Sejauh ini, pihaknya masih memiliki dua unit mobil patroli. Padahal jumlah kebutuhan mobil patroli sebanyak enam unit. Hal itu disesuaikan dengan personel sebanyak 271 anggota yang terdiri dari pegawai negeri sipil (PNS) dan tenaga harian lepas (THL).

Di sisi lain, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Syafiuddin menilai, kinerja Satpol PP harus ditingkatkan. Ia menyatakan, Satpol PP harus hadir sebagai penegak perda yang tegas dan humanis.

“Sejauh ini sudah bagus. Tinggal ke depan banyak tugas yang harus dilakukan lebih tegas lagi, lebih humanis lagi,” ucap politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. (ali/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *