Satpol PP Sampang Amankan Delapan Gepeng dari Zona Merah

  • Whatsapp
(FOTO: KM.JAMALUDDIN) GEPENG: Sedikitnya delapan gepeng yang berasal dari dua kabupaten katalegori zona merah diamankan oleh Satpol PP Sampang.

Kabarmadura.id/Sampang-Di tengah wabah Covid-19, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang, menggelar razia gepeng (gelandangan, pengemis dan pengamen) di wilayah perkotaan. Hasilnya, sebanyak delapan gepeng yang berasal dari Kabupaten Pamekasan dan Sumenep, serta dua pengamen berasal dari Kota Bahari berhasil diamankan.

Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Operasi Satpol PP Sampang Syamsul Mutammam mengatakan, razia tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Selain itu, razia dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sampang yang sampai saat ini masih bertahan di zona hijau dari paparan Covid-19.

Bacaan Lainnya

Dirinya mengungkapkan, saat melakukan razia, pihaknya langsung membawa gepeng ke posko percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Sampang. Para gepeng yang berasal dari daerah zona merah itu, langsung menjalani pemeriksaan atau deteksi suhu tubuh. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Dari 10 orang yang diamankan, delapan diantaranya berasal dari daerah zona merah (Kabupaten Pamekasan dan Sumenep, red),” ungkapnya, Selasa (5/5/2020).

Dirinya mengungkapkan, dari delapan gepeng yang berhazil diamankan itu, enam diantaranya berasal dari Kabupaten Sumenep, dan dua orang berasal dari Kabupaten Pamekasan.

Dirinya melanjutkan, setelah dilakukan pengecekan suhu tubuh di posko percepatan penanganan Covid-19, dan dinyatakan normal, para gepeng dan pengamen tersebut digiring ke Kantor Satpol PP Sampang untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. Jika diketahui membandel hingga tiga kali akan diberlakukan tindak pidana ringan.

“Mereka nantinya akan kami serahkan kepada Dinas Sosial Sampang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” pungkasnya. (mal/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *