Satpol PP Sulit Berantas Pengamen Jalanan

  • Whatsapp

KOTA-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep mengaku sangat kesulitan dalam menertibkan para pengamen yang sering mangkal di lampu merah pertama menuju terminal utama Sumenep. Hal itu disebabkan pengamen sering lolos saat ditertibkan.

Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman, Penertiban Umum dan Lintas Masyarakat Satpol PP Sumenep Fajar Santoso menuturkan, pihaknya sering kecolongan untuk menangkap pengamen jalanan lantaran para pengamen itu cukup terbilang gesit.

“Tidak mungkin kami standby di setiap lampu merah, wong mereka kalau ada kami tidak mengamen. Mereka itu selalu tahu kalau kami tidak melakukan pengawasan,” katanya.

Selain itu ia juga menjelaskan, pihaknya sudah berupaya melakukan penertiban dan tidak jarang ada pengamen yang sering tertangkap, tetapi instansinya hanya bisa memberikan pembinaan tidak sampai penindakan.

Akan tetapi tidak jarang pula pengamen yang lepas Hal itu terjadi ketika pihaknya kedapatan melakukan pengawasan segerombolan pengamen, yaitu dengan memilih berlari dan lagi-lagi pihaknya tidak dapat menangkapnya. Mungkin mereka kurang menyadari bahwa perbuatan tersebut sangat mengganggu para pengendara yang melintas.

“Kalau kami pakai seragam mereka lari terbirit-birit, ya nanti kami harus menyamar dengan tidak pakai seragam untuk mengelabuhi mereka, mungkin itu salah satu cara efektifnya,” imbuhnya.

Arman salah seorang pengamen mengaku sebenarnya takut untuk mengamen di simpang jalan, tetapi ia tidak punya pilihan lain untuk mendapatkan penghasilan, walaupun terbilang tidak seberapa.

“Ya cukup untuk jajan dan beli rokok mas,” tuturnya.

Fajar tetap optimis dan memberikan himbauan agar jangan melestarikan perilaku mengamen tersebut. Asal jangan malas, masih banyak peluang usaha yang menghasilkan, dan sifatnya lebih aman dan tidak diburu oleh petugas. (km48/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *