oleh

Satpol PP Sumenep Tindak Tegas ASN Nakal

Kabarmadura.id/Sumenep-Setelah melakukan razia di beberapa tempat kos di Sumenep,

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep, akan fokus pada penertiban aparatur sipil negara (ASN) yang sering berkeliaran pada waktu jam kerja.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep Purwo Edi Prasetia mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat, terdapat beberapa oknum ASN yang sudah menjadi bidikan instansinya, dan akan disurati kepada kepala instansi terkait.

“ASN yang nakal yang dimaksud berkeliaran ketika jam masuk kerja,” katanya, Selasa (8/9/2020)

Menurutnya, ada tiga ASN yang menjadi bidikan untuk diberi peringatan agar tidak berkeliaran pada jam masuk kerja. Menurutnya, ASN tersebut seringkali ngopi di warung dan belanja di pasar.

“Kami sudah memberikan peringatan. Tetapi, mereka tetap saja mangkel,” paparnya.

Pihaknya mengimbau kepada ASN di lingkungan Pemkab Sumenep supaya menjalankan tugasnya sesuai tupoksi masing-masing. Dengan kata lain tidak berbuat nakal dan berbuat onar.

Dirinya tidak segan-segan untuk menindak ASN nakal. Bahkan, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak keamanan agar diseret pada ranah hukum. Sehingga, ASN jera tidak melakukan pelanggaran kembali, serta menjadi perhatian pada ASN yang lainnya.

Tegas dia, langkah yang akan dilakukan Satpol PP berdasarkan pemberian sanksi yang ditetapkan berdasarkan PP No 53 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN.

“Dari sekarang kami berkomitmen fokus pada ASN yang nakal,” ujar dia.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari mengatakan, langkah yang dilakukan Satpol PP patut diapresiasi. Sebab, saat ini memang banyak ASN yang berkeliaran pada jam kerja. Harapannya, Satpol PP tidak pilih kasih dalam menegakkan Penertiban.

Lanjut dia, Satpol PP sebagai penegak perda wajib bertindak tegas. Sebab, hal tersebut merupakan kewajiban Satpol PP untuk melakukan operasi di lingkungan Sumenep.

“Yang salah harus ditindak tanpa ada pilih kasih pada ASN,” pungkasnya. (imd/pin)

Komentar

News Feed