oleh

SE Belum Turun, SPP Gratis untuk Siswa di Sumenep Dibayar Separuh

Kabarmadura.id/Sumenep-Dana Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP), yang merupakan dana program Pendidikan Gratis Berkualitas (TisTas) atau SPP gratis di Provinsi Jawa Timur (Jatim) yang hendak dicairkan ke semua siswa dan siswi di Sumenep hingga saat ini masih dibayar separuh.

Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep Syamsul Arifin mengatakan, semenjak adanya Covid-19 BPOPP terbayar separuh. Sebab, hingga saat ini surat edaran (SE) Pemprov Jatim belum turun.

Menurutnya, BOPP TisTas sudah diberlakukan sejak tahun 2019 lalu dengan dibayarkan pada Siswa. Nilainya, untuk SMA Rp70 ribu. Untuk SMK nonteknik Rp110 ribu. Kemudian, untuk SMK teknik Rp135 ribu setiap bulannya.

“Saat ini masih terbayar separuh dari jumlah tersebut,” ujar dia.

Menurutnya, petunjuk teknis atau aturan terbaru dari Pemprov Jatim masih belum ada. Sehingga, pihaknya masih menunggu. Sementara untuk proses pencairannya, dana BPOPP TisTas dicairkan langsung oleh Pemprov Jatim ke rekening sekolah.

“Dana langsung masuk ke sekolah masing-masing,” tukasnya.

Dia berharap, besaran BPOPP tersebut kembali pada semula. Sebab, pembelajaran tatap muka sebagian sekolah sedang dilaksanakan. Sehingga, kebutuhan dana untuk hal tersebut harus disesuaikan.

“Seumpamanya cepat cair, maka tidak ada lagi penarikan pada siswa dan tidak memberatkan pada wali,” ujar dia.

Adapun jumlah SMA di Sumenep sebanyak 151. Rinciannya, SMA negeri sebanyak 12, dan SMA swasta ada 71, SMK negeri ada 3 dan SMK swasta ada 60 sekolah dan PKPLK negeri ada 1, sedangkan swasta ada 3 sekolah.

Rata-rata, 30 sampai 40 persen merupakan siswa tidak mampu. Para siswa tidak mampu tersebut, juga bisa mengambil dari BPOPP atau bantuan SPP dari Pemprov Jatim.

“Sementara untuk SMA/SMK swasta, pemprov hanya memberikan subsidi khusus, sehingga tidak akan digratiskan secara penuh,” pungkasnya. (imd/pin)

Komentar

News Feed