SE Gubernur Jatim Turun, UNBK Resmi Ditiadakan di Semua Tingkatan

  • Whatsapp
(KM/IMAM MAHDI) SERIUSI: Peserta didik di Sumenep sedang mengerjakan soal ujian pada sebuah sekolah di Sumenep

Kabarmadura.id/Sumenep-Surat Edaran (SE) Penghapusan Ujian Nasional (UN) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akhirnya keluar. Surat bertanggal 24 Maret 2020 dengan Nomor: 420/1950/101.1/2020 itu berisi penghapusan UNBK dalam rangka mencegah peneyebaran Covid-19. Dengan adanya surat tersebut, UNBK dari tingkat Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtida’iyah (MI) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) resmi dihapus.

Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Kabupaten Sumenep Sugiono Eksantoso menyampaikan, surat edaran tersebut merupakan tindak lanjut terhadap Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tanggal 24 Maret 2020 Nomor: 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) serta memperhatikan perkembangan saat ini khususnya di Jawa Timur.

“Saat ini sudah disebarkan ke sekolah,” katanya, Senin (30/3/2020).

Menurutnya, dengan dibatalkannya UN Tahun 2020 maka UNBK tidak menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Proses penyetaraan bagi lulusan program Paket A, program Paket B, dan program Paket C akan ditentukan kemudian

“Surat tersebut ditandatangani oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa,” ujarnya.

Hal senada disampaiakan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep Carto. Ia mengatakan, mengenai penghapusan UN di jenjang SD dan SMP saat ini sudah ada surat edaran dari Pemprov Jatim.

“Sosialisasi ke sekolah-sekolah sudah dilaksanakan,” ujarnya.

Meskipun demikian diharapkan peserta didik tetap belajar di rumah, baik melalui smartphone maupun alat elektronik lainnya. Sehingga pandemi Covid-19 tidak menganggu terhadap proses belajar peserta didik.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Sumenep M Juhedi melalui Kasi Kepala Seksi Pendidikan dan Madrasah (Pendma) Sumenep Mohammad Tawil juga mengakui tentan surat edaran dari Pemprov Jatim tersebut. Surat edaran dari Kanwil Kemenag Jatim juga sudah turun.

“Sumoga siswa tetap semangat belajar serta dijauhkan dari virus corona,” pungkasnya. (imd/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *