oleh

SE Tidak Kunjung Turun, SPP Gratis untuk MA Belum Ada Titik Terang

Kabarmadura.id/Sumenep-Program Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) yaitu pendidikan gratis dan berkualitas (TisTas) hanya tertumpu pada jenjang SMA SMK/Negeri dan swasta. Sementara untuk Madrasah Aliyah (MA) yang berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag) masih menunggu surat edaran resmi dari Pemprov Jatim.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan dan Madrasah (Pendma) Kabupaten Sumenep Mohammad Tawil. Ia menjelaskan,sebelumnya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa berjanji akan merealisasi program tersebut mulai tahun 2020. Namun sampai saat ini masih belum jelas tentang kepastian realisasi program tersebut.

“SPP gratis MA hingga saat ini masih belum ada kabar dari Pemprov Jatim,” katanya, Kamis (13/02/2020).

Dia tidak menampik, MA juga butuh bantuan karena khusus di Sumenep, ada sekitar 30 atau 40 persen jumlah siswa dan siswi MA yang tidak mampu oleh karena itu, kemenag hingga saat ini juga berharap dan memperjuangkan MA dalam program tistas tersebut, minimalnya tahun ajaran baru sudah bisa dicairkan.

“Saat ini masih menunggu SE dan Juknis dari Pemprov Jatim,” paparnya

Mohammad Tawil meyakini bantuan itu akan terealisasi. Sebab menurutnya, Kemenag sudah memperjuangkan ke pemprov. Bahkan, telah berdiskusi dan mengkaji mengenai SPP gratis, kemungkinan MA bisa masuk program Tistas, dan tahun depan madrasah di bawah naungan Kemenag akan menerima dana bantuan program tistas tersebut.

“Tujuan pengajuan itu agar tidak ada perbedaan antara SMA dengan MA,” paparnya.

Bahkan, Beberapa waktu lalu dirinya sempat ikut dalam melakukan pertemuan bersama gubernur Jatim untuk membahas tistas. Hasilnya, lampu hijau telah nampak. Gubernur Jatim sudah memberikan kepastian bahwa Tistas juga akan diberikan pada MA.

“Pengajuan pada pemprov Jatim sudah diajukan sejak lama. Yakni, pada saat SMA ada kebijakan mendapat bantuan,” ujarnya.

Tawil menjelaskan, mengenai besaran bantuan belum ada pembahasan secara detail yang akan diterima MA. Namun, kemungkinan dana yang diterima akan sama dengan SMA. Dana dari program bernama Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) tersebut, sebesar Rp1.400.000 setiap siswa per bulan untuk jenjang SMA.

“Kemungkinan dalam waktu dekat sudah ada titik terang,” pungkasnya. (imd/pai)

 

 

 

Komentar

News Feed