Sebelum Beroperasi, Perlu Uji Coba Wisata di Kabupaten Bangkalan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) BELUM BEROPERASI: Lokasi wisata Taman Rekreasi Keluarga (TRK) Bangkalan masih ditutup untuk umum. 

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Rencana beroperasinya kembali sejumlah pariwisata belum final. Sebab, Surat Keputusan (SK) Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron belum diterbitkan. Hanya saja, sesuai petunjuknya akan ada uji coba sebelum operasi pariwisata dibuka untuk umum. Bahkan direncanakan, akan ada 9 tempat wisata yang nantinya dijadikan sebagai lokasi uji coba.

Sedangkan tahapannya saat ini, sudah berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk melakukan pemetaan mengenai wisata yang sudah siap dibuka dan akan diuji cobakan. Selain itu,  perlu adanya pengecekan fasilitas penunjang protokol kesehatan (protkes) terlebih dahulu sebelum dilaksanakan uji coba.

“Wisata mana yang sudah siap kami perbolehkan. Kami lakukan dulu percobaan di tengah wabah yang melandai ini, seperti pembelajaran tatap muka (PTM),” ujar Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron, Selasa (28/9/2021). 

Menurutnya, tujuan dilaksanakannya uji coba hanya untuk memastikan para wisatawan mampu menerapkan protkes dan mau divaksin serta membawa hasil swab. Bila hasilnya baik, maka akan mengizinkan sejumlah wisata di daerah dibuka secara umum.  Namun, jika di tengah jalan tidak ada penerapan, maka akan menghentikan semua wisata beroperasi.

“Tentunya jika uji coba ini berjalan lancar, tentunya akan berdampak pada peningkatan perekonomian. Karena akan diimbangi dengan kegiatan yang lainnya, seperti pedagang-pedagang yang akan ikut merayakannya. Insyaallah lambat laun ekonomi akan meningkat dan kasus terus turun,” ucapnya. 

Sementara itu, Kepala Disbudpar Bangkalan Muhammad Hasan Faisol mengaku, sudah melakukan pemetaan lokasi wisata yang akan dijadikan sebagai uji coba. Masing-masing, Taman Rekreasi Kota (TRK), Hutan Mangrove Bancaran, Pantai Tlangoh Tanjung Bumi, Pantai Rindu, Labuhan Mangrove Sepulu, Pantai Biru Tanjung Bumi dan Dermaga Rindu Kecamatan Labang. 

Bahkan, wisata religi juga akan beroperasi seperti Pesarean Syaikhona Kholil Bangkalan dan Aermata Ebuh Arosbaya. Menurutnya, wisata-wisata tersebut akan menjadi wisata percontohan bagi pelaku wisata lainnya mulai Selasa (28/9/2021). “Kami melakukan peninjauan di beberapa lokasi wisata untuk memastikan fasilitas di wisata itu. Tujuannya untuk memenuhi syarat dan aman bagi pengunjung terutama ketersediaan protkes,” responnya.  

Pihaknya menuturkan, memang perlu ada gebrakan tentang beroperasinya pariwisata untuk umum.  Sebab selama ini wisata di Bangkalan, tidak ada pengunjung. Kalaupun ada yang datang, Pemkab Bangkalan hanya memperbolehkan dari wisatawan lokal. “Sebelumnya memang ada pariwisata tangguh, cuma sistem dan persiapan serta penerapan protkesnya berbeda. Jadi tidak bisa jika mengandalkan itu, karena sekarang kami wajibkan mengantongi hasil vaksin juga di tempat wisata rencananya kami siapkan tempat vaksinasi,” jelasnya. 

Sembilan Lokasi Wisata yang Akan Diuji Coba

  • Taman Rekreasi Kota (TRK)
  • Hutan Mangrove Bancaran
  • Pantai Tlangoh Tanjung Bumi
  • Pantai Rindu
  • Labuhan Mangrove Sepulu
  • Pantai Biru Tanjung Bumi
  • Dermaga Rindu Kecamatan Labang.
  • Pesarean Syaikhona Kholil Bangkalan
  • Aermata Ebuh Arosbaya.

Reporter: Fain Nadofatul M. 

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *