Sebulan, 3 Dokter  Meninggal dan 50 Nakes Terinfeksi Covid-19 di Pamekasan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ZUBAIDI) TEGAS: Satgas RSUD Smart minta masyarakat lebih ketat menaati prokes.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pamekasan makin ganas. Masyarakat wajib waspada dengan selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Demikian ditegaskan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 RSUD Smart Pamekasan Dr. Syaiful Hidayat, Kamis (29/7/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kematian karena virus kini sangat tinggi. Yang menjadi korban akibat Covid-19 bukan hanya masyarakat umum. Kalangan tenaga kesehatan (nakes) sangat rentan tertular.

Di Pamekasan, sudah ada 3 nakes yang meninggal dunia akibat virus yang sangat mematikan tersebut.

Dr. Syaiful Hidayat mengatakan, bulan Juli ini saja sudah ada 3 dokter yang meninggal akibat Covid-19.

“Dalam bulan ini lonjakan kasus Covid-19 sangat luar biasa,” terang Syaiful Hidayat, Kamis (29/7/2021).

Pria yang akrab disapa Yayak itu mengungkapkan, selama sebulan ini sudah ada lima puluh Nakes dan sepuluh dokter yang terpapar Covid-19. Saat ini mereka sedang menjalani perawatan secara intensif di RSUD Smart Pamekasan dan melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumahnya.

Dia menjelaskan, tiga dokter yang meninggal dunia diketahui terpapar Covid-19. Belum diketahui yang bersangkutan terpapar dari mana. Sebab, mobilitas dokter dan perawat sangat tinggi.

”Apalagi, nakes berhadapan dengan pasien. Bisa saja dari sana,” ungkapnya.

Selain tiga nakes yang meninggal dunia, di bulan Juli ini tercatat kasus kematian sudah mencapai 154 orang. Sehingga, ia mengimbau terhadap seluruh masyarakat untuk tidak meremehkan wabah tersebut. Karena Covid varian Delta tingkat penularannya sangat tinggi.

Dan saat ini ruang isolasi di RSUD Smart masih penuh dengan pasien Covid-19.

“Penularannya kan di masyarakat. Jadi prokes 5 M ini harus diperketat lagi,” pungkasnya. (bai/nam)

Keganasan Varian Delta di Bulan Juli

▪︎ 154 pasien meninggal dunia

▪︎ 3 dokter meninggal dunia

▪︎ 50 nakes terinfeksi

▪︎ 10 dokter terinfeksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *