oleh

Sediakan Rp3 Miliar, Lisdes Sasar 3.000 KK

Dewan Minta Program Tepat Sasaran

KM/SUBHAN-TIDAK MERATA: DPMD Kabupaten Sampang tahun ini menarget pemasangan lisdes sebanyak 3.000 rumah warga miskin dengan menelan dana sebesar Rp3 miliar.

Kabarmadura.id/SAMPANG-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang menyebut, upaya pemerataan listrik ke setiap rumah warga miskin di wilayah itu terus digalakkan setiap tahun. Pemkab melaksanakan program pemasangan listik gratis yang dikenal dengan listrik desa (Lisdes) sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Tahun ini, DPMD Sampang menarget pemasangan lisdes sebanyak 3.000 rumah warga miskin dengan pagu anggaran mencapai Rp3 miliar yang bersumder dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2019. Sedangkan pada tahun 2018, program lisdes hanya menyasar sekitar 1.500 KK dengan menelan anggaran Rp1,6 miliar.

”Tahun ini program lisdes sebanyak 3.000 unit dengan pagu anggaran Rp3 miliar. Sasaran lisdes kali ini lebih banyak dari tahun sebelumnya,” kata Kepala DPMD Sampang Malik Amrullah kepada awak media, Kemarin (14/5).

Ia menjelaskan, program lisdes itu saat ini sudah memasuki tahapan verifikasi calon penerima bantuan dan dilanjutkan survei ke lapangan. Untuk memastikan nama dan alamat penerima lisdes tahun ini benar-benar tepat sasaran, setiap pemasangan lisdes di rumah warga miskin itu, atau per kwh meter dianggarkan sekitar Rp1.100.000.

”Untuk realisasikan program lisdes ini, kemungkinan masih bulan Juli mendatang. Saat ini masih melakukan verifikasi dan survei ke setiap rumah calon penerima. Namun yang jelas realisasi program ini tidak sampai tutup tahun,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Malik menjelaskan, program lisdes tersebut pada dasarnya untuk pemerataan kepemilikian kwh meter di semua rumah warga, utamanya penduduk yang kurang mampu. Mengingat di Sampang khususnya di wilayah terpencil masih banyak rumah warga yang belum mimiliki listrik.

”Lisdes ini, untuk pemerataan listrik ke semua wilayah, tak terkecuali di daerah pedalaman atau desa terpencil, namun harus dilakukan secara bertahap, sesuai anggaran yang ada,” jelasnya.

Sementara itu, anggota komisi II DPRD Sampang Sahid berharap program lisdes dengan anggara miliaran itu harus terealisasi sesuai juknis dan benar-benar tepat sasaran. Pihaknya berharap program itu dapat dilanjutkan di tahun selanjutnya, karena hingga saat ini, masih banyak rumah warga kurang mampu belum memiliki listrik sendiri.

”Kami harap, semua warga miskin dapat menikmati bantuan lisdes itu secara bertahap sesuai kesiapan pemerintah dan kemampuan keuangan daerah,”singkatnya. (sub/pai)

Komentar

News Feed