Segera Tetapkan Tersangka Kasus BUMD

  • Whatsapp
MANDEK: Pengusutan kasus korupsi di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Sumberdaya Kabupaten Bangkalan kian tidak jelas.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Pengusutan kasus korupsi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Sumberdaya Bangkalan terkesan jalan di tempat. Sebab, hingga saat ini Kejaksaan Negeri (Kejari) belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Padahal, nilai kerugian negara sudah diketahui mencapai Rp15 miliar. Hal tersebut diungkapkan Aktivis Bangkalan Abdurrahman Tohir, Kamis (24/6/2021).

Menurutnya, kejari sudah selayaknya menetapkan tersangka dalam kasus BUMD tersebut. Sebab, selain kerugian negara sudah diketahui, puluhan saksi sudah dipanggil untuk diminta keterangannya.

Bacaan Lainnya

“Kasus ini sudah berjalan cukup lama. Sejumlah saksi sudah dipanggil, baik dari PD Sumberdaya maupun PT. Tonduk Majeng Madura yang merupakan pihak ketiga,” ujarnya.

Mantan Anggota DPRD Bangkalan ini menilai, kejari sudah mulai lemah dan tidak punya taring. Sebab, terkesan tidak mampu menuntaskan kasus BUMD yang sedang ditangani. Padahal, masyarakat menunggu hasil penyidikannya.

“Ini yang menunggu bukan hanya orang yang akan menjadi tersangka. Tapi sekarang kok malah dari aparat penegak hukum (APH) yang lemah dan terkesan berbelit- belit, ada apa sebenarnya, jangan sampai ada kongkalikong antara Kejari dan PD Sumberdaya,” ucapnya.

Pihaknya berharap, agar data-data dan seluruh alat bukti yang sudah dikantongi oleh penyidik kejaksaan tidak hilang. Bahkan mendesak, agar penyidik bekerja secara profesional dan tidak pandang bulu. Sebab, kasus tersebut menyangkut tanggung jawab APH kepada seluruh warga Bangkalan.

“Kalau memang ada, iya segera tetapkan tersangka, kalau memang tidak ada, iya silahkan di terbitkan SP3. Karena saya juga heran kepada kejaksaan. Kok bisa sampai sekarang belum ada yang tersangka,” tegasnya. (ron/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *