Sehari Diumumkan, Pasien 01 Covid-19 Sampang Langsung Dites Kesembuhannya

  • Whatsapp
(FOTO: KM-JAMALUDDIN) VIRUS: Sehari setelah dinyatakan terinfeksi Covid-19, Pasien 01 Sampang langsung diambil sampel lendir dari tenggorokannya untuk diuji PCR agar memastikan dia sembuh.

Kabarmadura.id/SAMPANG-Kabupaten Sampang menjadi wilayah paling akhir di Madura yang Covid-19. Setelah bertahan empat bulan sejak kasus pertama pasien terinfeksi Covid-19 di Indonesia, Sampang akhirnya juga terdampak, begitu diumumkan ada satu warga yang terinfeksi Covid-19. Predikat zona hijau yang dimiliki Sampang akhirnya berubah jadi merah pada 12/5/2020.

Berdasarkan penelusuran Tim Gugus Tugas Covid-19 Sampang, pasien pertama atau Pasien 01 Sampang itu diduga terinfeksi Covid-19 di Surabaya. Sebelum mengalami gejala yang mirip terinfeksi Covid-19, warga Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang itu sempat bepergian ke Surabaya.

Bacaan Lainnya

Dia ke Surabaya dalam rangka menggelar hajatan pernikahan. Acara yang digelar pada 5 April 2020 itu, dihadiri sejumlah tamu dari berbagai kota di Indonesia yang sudah masuk zona merah, seperti dari Pontianak dan Lumajang. Bahkan ada yang menginap di rumah pasien.

“Kemungkinan Pasien 01 itu tertular di Surabaya pada saat acara pernikahan keluargnya,” ungkap anggota tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 kabupaten Sampang Agus Mulyadi.

Setelah hajatan usai, Pasien 01 sempat pulang ke rumahnya di Sampang, sehingga diprediksi sudah banyak yang kontak langsung dengan yang bersangkutan.

Namun dari tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Sampang belum mempunyai langkah khusus untuk melakukan pelacakan.

“Kami berkeinginan akan mengkrantina daerah tertentu, namun kami mau minta persetujuan dulu dengan tim gugus dan forkopimda,” tutur Agus.

(FOTO: KM-JAMALUDDIN)
VIRUS: Sehari setelah dinyatakan terinfeksi Covid-19, Pasien 01 Sampang langsung diambil sampel lendir dari tenggorokannya untuk diuji PCR agar memastikan dia sembuh.

Kendati baru sehari diumumkan terinfeksi Covid-19, Timgas Covid 19 Sampang sudah terburu-buru mencari kepastian kesembuhan pasien. Bahkan, Pasien 01 tersebut sudah akan menjalani tes swab tenggorokan untuk kali kedua, yakni untuk memastikan bahwa pasien tersebut sudah bersih dari infeksi Covid-19.

Sebab, kata pelaksana tugas (Plt) kepala Dinkes Bangkalan itu, kondisi Pasien 01 sudah membaik secara klinis, bahkan sudah dinyatakan sembuh oleh tim medis. Namun untuk lebih memastikan kesembuhannya maka akan dilakukan uji swab kedua.

Bahkan, sampel dari swab tenggorokan Pasien 01 sudah dikirim ke RSUD dr Soetomo Surabaya. Karena Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang biasanya melajukan uji swab polymerase chain reaction (PCR), sudah tidak bisa menerima sampel baru untuk diuji.

“Hari ini sampel lendir tenggorokan pasien sudah dikirim ke RSUD dr. Soetomo Surabaya. Sebab di Balitbangkes sudah overload. Makanya, kami mengupayakan pengujiannya di Surabaya, itu juga berdasarkan dari arahan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, semoga saja nanti hasilnya negatif,” ungkapnya, Rabu (13/5/2020).

Sebab, Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sampang Slamet Junaidi berharap, tes swab kedua ini hasilnya negatif. Sehingga penyebaran Covid-19 bisa ditekan.

Selain itu, pria yang juga bupati Sampang ini menambahkan, pertahanan Kabupaten Sampang tetap masuk pada zona hijau atau aman dari paparan Covid-19 hanya bertahan 4 bulanan, semenjak wabah itu ditetapkan sebagai wabah di Indonesia.

“Hanya 4 bulan Kabupaten Sampang yang bertahan di zona hijau. Sebab, setelah keluar hasil swab tes Pasien 01, Sampang menjadi zona merah. Namun uji swab kedua kalinya, mudah-mudahan saja hasilnya negatif,” harapnya.

Akibat Pasien 01 melakukan perjalanam ke daerah zona merah, sehingga tertular Covid-19, bupati yang biasa disapa Haji Idi ini memgimbau kepada masyarakat Sampang untuk tidak panik dan ikuti anjuran pemerintah.

“Virus itu tidak datang sendiri, pasti ada yang mengantar atau dijemput. Dengan ini saya berharap masyarakat untun ikutk anjuran pemerintah,” pungkasnya. (mal/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *