Sejak Terima Butab dan ATM, Bansos PKH Tidak Pernah Masuk

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) BERMASALAH: Masih banyak muncul keluhan penyaluran bantuan PKH tidak jelas kepada sebagian KPM, salah satunya tidak pernah cairnya bansos.

KABARMADURA.ID | SAMPANG-Hingga saat ini, penyaluran bantuan sosial (bansos) di Sampang masih menuai keluhan. Pasalnya, disinyalir masih banyak penyaluran yang tidak jelas kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Salah satu pemerhati kegiatan bansos di Sampang, Agus Wedi, mengungkapkan bahwa sejumlah penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH) belum maksimal. Bahkan beberapa keluhan dan masalah belum terselesaikan.

Bacaan Lainnya

“Hingga saat ini masih banyak keluhan bansos tidak disalurkan maksimal. Termasuk masih ada kasus lama yang belum terselesaikan oleh pihak terkait, ” ungkapnya.

Warga Kecamatan Kedungdung, Sampang itu juga mengungkapkan, banyak KPM yang terkejut soal teknis pendataan dan sistem penyalurannya. Sebab, ada sebagian orang yang tercatat sebagai KPM PKH, namun tidak mendapatkan buku tabungan (butab) dan kartu ATM.

Selain itu, ada KPM yang sudah menerima butab tapi bantuannya tidak cair. Terbukti di rekening belum terisi dana bantuan sampai saat ini. Sehingga banyak KPM merasa dirugikan selama ini.

“Keluhan itu masih banyak dan saya sudah lakukan pendataan terhadap KPM yang gagal menerima bantuan, ” kata Agus.

Sejumlah KPM disebut sudah memeriksa ATM lebih dari tiga kali. Namun bantuan tidak disalurkan. Sehingga dikhawatirkan ada masalah tapi belum diselesaikan. Bahkan, ada sebagian ATM milik KPM PKH yang tidak bisa digunakan.

Padahal, katanya, dari awal menerima butab sampai kartu ATM sudah tidak bisa digunakan, belum pernah mencairkan bantuannya. Sebab rekening tetap saja dengan saldo nol.

“Saya berharap pemerintah atau pihak terkait lainnya menyampaikan secara jelas. Jika memang ada kendala dan masalah, lebih baik diumumkan. Sehingga masyarakat, khususnya KPM tidak berharap bantuan cair lagi, ” ujarnya.

Sementara itu, Kepada Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (Dinsos- PPPA) Sampang, M Fadeli saat dikonfirmasi mengaku kemungkinan ada masalah. Salah satunya setelah dilakukan verifikasi ulang oleh pihak kementerian.

“Nanti kami komunikasikan dengan bank. Kalau yang tidak cair itu karena memang diverifikasi ulang semenjak Kementerian Sosial dipimpin Bu Risma (Tri Rismaharini),” imbuhnya.

Reporter : Fathor Rahman

Redaktur: Wawan A. Husna

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *