oleh

Sekda Pamekasan Akui Realisasi Program E-Lorong Belum Efektif

Kabarmadura.id/Pamekasan-Pada 2019 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melaunching program e-lorong untuk meningkatkan pelayanan di bidang infrastruktur. Namun hingga kini, pemanfaatan program itu diakui belum efektif.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan Totok Hartono mengungkapkan, belum efektifnya program e-lorong yang merupakan kesatuan dari program Pamekasan Smart itu, lantaran pihaknya masih harus menyesuaikan kemampuan keuangan daerah dengan kebutuhan masyarakat.

Diakuinya, postur anggaran untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pamekasan, masih sangat terbatas. Akibatnya, meski ada keluhan tentang infrastruktur yang terditeksi melalui aplikasi e-lorong sudah diinventarisir, namun realisasinya tetap harus melalui prosedur penganggaran yang berlaku.

“Yang perlu difahami aplikasi itu tetap berkaitan dengan ketersediaan dana,” paparnya.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan itu menjelaskan, saat ini pihaknya juga tengah melakukan penyempurnaan terhadap aplikasi tersebut. Sebab, berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pamekasan, sejak Desember 2019 lalu, aplikasi tersebut mengalami gangguan.

Pihaknya juga menegaskan, akan terus berupaya agar pelayanan kepada masyarakat bisa optimal. Sebab diakui olehnya, sudah banyak laporan yang disampaikan masyarakat tentang rusaknya beberapa ruas jalan yang berada di wilayah Pamekasan, namun hal itu perlu dilakukan kajian untuk klasifikasi pengerjaannya.

“Artinya itu impian kita bersama, agar pemerintah ini bisa hadir ke masyarakat. Namun perlu diketahui, laporan yang masuk ke e-lorong itu dipilah-pilah, apakah ini kewenangan kabupaten, provinsi, atau desa,” tandasnya. (rul/pin)

 

Komentar

News Feed