oleh

Sekda Sampang Dorong Perpus Desa Ambil Peran

KABARMADURA.ID – Optimalisasi peran perpustakaan daerah (perpusda) bukan hanya jadi tanggung pengelola perpustakaan, namun, sebagaimana disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Sampang Yuliadi Setiawan, pelayanan disarpus serta literasi tidak hanya mengandalkan perpustakaan kabupaten, tetapi harus ada di semua tempat.

“Desa-desa kan juga harus memiliki perpustakaan. Kebetulan penggunaan DD untuk perpustakaan sudah ada regulasinya, diperbolehkan untuk pengadaan buku untuk perpustakaan desa,” ucap Yuliadi.

Memaksimalkan perpus desa, ulas Yuliadi, karena segmen dan jangkauan pelayanannya lebih terbatas, sehingga yang dibutuhkan masyarakat lebih fokus dan terarah.

“Untuk meningkatkan, tentunya tidak hanya terpaku pada perpus yang ada di kabupaten, tetapi juga perpus desa. Lingkup yang lebih kecil dan terarah bisa karena adanya literasi sesuai kebutuhan, seperti buku ternak atau pertanian,” tegasnya.

Menyikapi kondisi itu, Anggota Komisi IV DPRD Sampang Moh. Iqbal Fathoni menyampaikan bahwa kondisi perpusda sudah ada perbaikan. Bahkan semua masukan dari anggota legislatif sudah diterapkan. Seperti buku-buku yang harus dicatat, cara pengembalian buku yang hanya cukup di luar. Artinya tidak harus masuk ke dalam.

Namun, yang sangat miris baginya adalah terkait ketersedian buku. Sebab masih banyak buku-buku yang tidak ada. Itu terjadi karena anggaran untuk pustakawan yang memang minim, tidak seperti dinas lainnya.

“Kondisi perpus sudah baik, tapi satu sebagai catatan, yakni ketersedian buku, dan itu karena anggaran minim. Padahal meningkatkan literasi itu sangat penting,” pungkas Iqbal. (timKM)

 

Komentar

News Feed