Sekda Sampang: Kawal Ketat CSR Petronas

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN)

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Realisasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) Petronas Caligari di blok Madura North II Ltd, sumur bukit tua di perairan pantura Sampang belum terealisasi. Pemerintah daerah berjanji akan memfasilitasi agar keinginan wilayah terdampak diakomodir oleh Petronas.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Sampang, Yuliadi Setiawan kepada Kabar Madura. Pihaknya akan tetap meminta Petronas untuk merealisasikan permintaan warga. Yakni pembangunan pemecah gelombang atau bright water.

“Kami tetap akan memfasilitasi itu. Kami akan melakukan komunikasi kembali untuk memenuhi permintaan warga. Sehingga ada kontribusi kepada warga terdampak,”katanya.

Dikatakannya, pihak pemerintah daerah juga akan mempertanyakan realisasi CSR tahun 2020 dan rencana realisasi CSR tahun 2021. Sehingga ada wujud yang jelas khusus di Kecamatan Banyuates. Sementara di kecamatan lain di wilayah pantura realisasi CSR tahun lalu sudah terealisasi.

Diakui, jika selama ini pihaknya sudah inten melakukan koordinasi. Sehingga ada perbaikan untuk penyaluran bantuan kepada warga terdampak. Khususnya nelayan yang merasakan dampak secara langsung.

Selain itu, realisasi tahun ini akan dibicarakan bersama dengan petronas. Mulai dari jenis bantuan hingga sistem penyalurannya. Apakah akan menggunakan sistem yang sama dengan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang lain atau ada konsep lain. Sehingga penyaluran lebih efektif dan tepat sasaran.

“Kita tidak akan tinggal diam. Kita terus berupaya penyaluran CSR dinikmati oleh masyarakat terdampak. Karena itu kewajiban perusahaan untuk memberikan ganti rugi dengan adanya penyaluran bantuan,” ucapnya.

Yuliadi menambahkan, saat ini pemerintah daerah sudah melakukan terobosan khusus. Semua perusahaan yang ada di Sampang harus tertib merealisasikan CSR. Sebab merupakan  tanggung jawab perusahaan yang beroperasi di Sampang. Sementara pemerintah wajib mengawasi realisasi CSR.

Data yang berhasil dihimpun Kabar Madura, CSR Petronas diberikan kepada delapan desa di daerah pantura. Sebanyak 3 desa di Kecamatan Banyuates, dua desa di Kecamatan Ketapang dan tiga desa di Kecamatan Sokobanah. Petronas dan pemerintah mengklaim program CSR sudah terealisasi.

Tercatat, kegiatan CSR di antaranya berwujud penggemukan sapi. Sebanyak 20 sapi yang terbagi di dua kecamatan. Sepuluh sapi diberikan di Kecamatan Ketapang, dan sepuluh sapi di Kecamatan Sokobanah. Sementara di Kecamatan Banyuates, warga terdampak meminta pembangunan pemecah ombak atau bright water. Namun sampai saat ini belum terealisasi.

Bidang pengadaan dan hubungan bisnis Petronas Hendrayana kembali dikonfirmasi enggan berkomentar banyak. Hanya saja menurutnya, realisasi CSR untuk tahun ini akan diperbaiki sistem penyalurannya. Pihaknya siap melaksanakan hasil kesepakatan dengan pemerintah. “Soal jenis bantuannya kita sesuaikan dengan anggaran kami. Tapi soal sistem penyalurannya kami akan berkoordinasi,” ucapnya. (man/mam)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *