Sektor Kesehatan di Pamekasan Krisis Nakes

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) TERBATAS: Ketersediaan tenaga kesehatan (nakes) hampir terjadi di semua sektor kesehatan penanganan Covid-19 di Pamekasan.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Pamekasan, mengalami keterbatasan tenaga kesehatan (nakes) untuk menangani pasien terinfeksi. Bahkan, 60 orang nakes di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan belum mampu.

Kondisi yang sama dialami RSUD Waru yang juga mengalami keterbatasan nakes. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (kabid) Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Syaifuddin, Minggu (25/7/2021).

Bacaan Lainnya

Dia mengaku, tidak bisa berbuat banyak. Sebab, kondisi yang sama juga terjadi di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). Sedangkan, dari hasil telaah bersama beberapa pihak agar melakukan rekrutmen relawan untuk menunjang keterbatasan nakes di rumah sakit.

Pihaknya juga masih melakukan telaah terkait usulan peningkatan fungsi Gedung Islamic Center menjadi rumah sakit lapangan. Hal itu, masih diajukan ke Bupati Pamekasan. “Kami masih menelaah itu. Semoga wabah ini segera berakhir. Mari patuhi prokes,” ujarnya.

Selain karena banyaknya pasien yang harus ditangani, keterbatasan nakes juga dikarenakan banyak nakes yang juga terkonfirmasi terinfeksi Covid-19. Pihaknya menyarankan, agar nakes bertul-betul menjaga diri dan menjaga kesehatan.

“Karena mereka merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Selamatkan diri dulu sebelum menyelamatkan orang,” sarannya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Wardatus Sarifah meminta, agar masyarakat turut membantu dalam penanganan wabah Covid-19. Salah satunya, mematuhi prokes. Sebab, diberlakukannya PPKM juga bertujuan agar masyarakat disiplin mematuhi prokes.

“Jadi ayo bersama-sama. Jangan hanya rumah sakit dan nakes yang didorong, tapi diri kita sendiri juga dorong bantu dengan patuhi prokes,” imbau politisi Partai Nasdem.  (ali/ito)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *