Sektor Perdagangan di Sampang Memburuk

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) MEMPRIHATINKAN: Penurunan pertumbuhan ekonomi di Sampang didominasi dari sektor perdagangan.

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Berbagai sektor pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sampang mengalami penurunan. Kondisi itu, diketahui sejak tahun 2020 hingga 2021 ini. Terutama, sektor perdagangan. Indikasinya, pembatasan jam operasi pasar yang hanya hingga pukul 9 pagi.

Koordinator Fungsi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik (Nerwilis) Badan Pusat Statistik (BPS) Sampang Amin mengatakan, penurunan pertumbuhan ekonomi memang terjadi selama setahun. Hanya saja, paling signifikan setelah adanya wabah Covid-19.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, banyak aktivitas masyarakat yang dilakukan pembatasan oleh pemerintah untuk mencegah sebaran wabah Covid-19.  Selain itu, anggaran kegiatan konstruksi banyak yang dialihkan untuk penanganan kesehatan.

“Pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi negatif, karena adanya pembatasan dan penyekatan. Seperti, perdagangan, transportasi dan lain-lainnya,” tuturnya, Selasa (6/7/2021).

Dijelaskan, sektor utama perekonomian masyarakat bertumpu di pasar. Namun, akibat adanya informasi pelaksanaan vaksinasi dan swab antigen, pengunjung ketakutan. Selain itu, aturan terbaru adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

“Penyebabnya, karena pendapatan masyarakat kurang dan daya beli minim. Untuk detail datanya, di kantor, dan sekarang semua pekerja dari rumah. Yang jelas pertumbuhannya mengalami kontraksi negatif,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Pengamanan dan Penegakan Perda Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sampang M.Suhartono menuturkan, adanya pembatasan bukanya pasar sebagai upaya dukungan kepada pemerintah dalam mencegah sebaran Covid-19.

“Karena tidak menutup kemungkinan pasar menjadi salah satu klaster terjadinya sebaran Covid-19. Setiap harinya selalu ramai dengan pengunjung. Semua pasar tidak ditutup, hanya dibatasi. Dan itu terus kami pantau,”  responnya. (mal/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *