Sektor Wisata di Sampang Wajib Terapkan CHSE

(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) KETAT: Setiap pengunjung wisata di Sampang diwajibkan mematuhi aturan protokol kesehatan (protkes). 

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Semua lokasi wisata di Sampang dijaga ketat oleh kepolisian dan Tentara Negara Indonesia (TNI). Tujuannya,  untuk memperketat penerapan protokol kesehatan (protkes) selama liburan natal dan tahun baru (nataru). Hal ini diungkapkan Kepala  Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang Marnilam, Minggu (2/1/2021).

Menurutnya, semua wisata diwajibkan menerapkan Clean, Health, Safety dan Environment (CHSE). Penjagaan ketat dilakukan  hingga 3 Januari 2022. Sebab diprediksi, hingga saat ini pengunjung lokasi wisata masih tinggi. Kondisi itu diketahui dari hasil monitoring dan evaluasi semua sektor wisata di daerah dengan slogan Kota Bahari.

“Kami sudah memantau semua lokasi wisata. Semua pengunjung diwajibkan mematuhi aturan yang berlaku,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Dia menjelaskan, penerapan CHSE dan protkes sesuai dengan surat edaran Kementerian Pariwisata, Ekonomi dan Kreatif tentang aktivitas usaha pariwisata pada perayaan tahun baru 2022. Sehingga semua tempat wisata harus menyediakan alat pemeriksa suhu tubuh, alat cuci tangan dan mengawasi pengunjung di lokasi. Termasuk penyediaan persyaratan masuk wisata dengan aplikasi Peduli Lindungi.

“Untuk sementara, semua lokasi wisata sudah melakukan penerapan CHSE. Jika terbukti ada pelanggaran akan kami tindaklanjuti,” jelasnya.

Marnilam menegaskan, dalam penerapan CHSE juga dilakukan penerapan sapta pesona. Sehingga semua pengunjung merasakan keamanan,  ketertiban, keramah tamahan, dan keindahan. Dengan demikian, pengelola wisata wajib memberikan fasilitas yang baik kepada pengunjung. “Ini demi keselamatan semua pengunjung wisata,” tegasnya.

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.