Selanjutnya, Madura United Usung Misi Membalik Keadaan

  • Whatsapp
HARUS MENANG: Kekalahan di leg pertama menuntut Madura United harus bekerja lebih keras pada leg kedua lawan PSM Makassar di semi final Piala Indonesia.

 

Kabarmadura.id-Perebutan satu tiket grand final Piala Indonesia antara Madura United menjamu PSM Makassar akan tersaji di Stadion Gelora Madura, Minggu (7/7) sore. Pasalnya, tim tamu tengah berada di atas angin setelah mampu unggul 1-0 pada leg pertama di Stadion Andi Mattalatta Makassar, Minggu (30/7) lalu.

Kekalahan tersebut tidak menjadi bumerang bagi tim dengan julukan Laskar Sape Kerrab. Menurut Pelatih Kepala Dejan Antonic, anak asuhnya bisa membalikkan keadaan untuk mengantongi satu tiket partai puncak tersebut.

“Peluang masih terbuka lebar. Mami hanya tertinggal 1 gol. Kami harus balas di rumah Minggu nanti. Ini akan menjadi pertandingan yang panas dan menguji mental kematangan tim. Siapa yang siap, ia yang akan lolos,” ungkap Dejan.

Melirik rekor pertemuan, Laskar Juku Eja-julukan PSM Makassar belum pernah menang sekalipun di rumah Slamet Nurcahyo dan kolegq sejak musim 2016. Bahkan, tim tersebut terbilang krisis gol kala bermain di Pulau Madura. Terhitung Rizky Pelu cs hanya membukukan sebiji gol sejak 2016.

Kondisi tersebut yang menjadi motivasi bagi Gelandang tim ini, Guntur Ariyadi. Kata pemilik nomor punggung 2 tersebut, rekor buruk bagi lawan itu harus dilanjutkan. Tentu guna mengamankan tiket final kompetisi yang memperebutkan satu slot AFC ini.

“Saya sudah lama bergabung dengan Madura United, sudah sejak tahun 2016. Seingat saya, PSM Makassar beum pernah imbang di sini, apalagi menang. Mereka juga sulit cetak gol ke Madura. Kami semangat dengan rekor itu dan akan dilanjutkan untuk pertandingan Minggu nanti,” ujarnya.

Guntur berpeluang besar untuk berkontribusi meloloskan tim yang pernah menjuarai turnamen Internasional Suramadu Super Cup (SSC) 2018 ini. Sebab, Gelandang bertahan Asep Berlian tengah jalani hukuman akumulasi kartu kuning.

Tak ayal, Guntur mengaku siap kala jasanya dibutuhkan taktikal berpaspor Serbia, Dejan Antonic. Dia berjanji bakal bekerja keras dalam pertandingan dan memberikan penampilan terbaiknya.

“Saya pasti habis-habisan. Soalnya, kalau nanti Madura kalah, tidak ada pertandingan lagi (di Piala Indonesia). Anggap saja pertandingan ini final. Kalau saya diturunkan, pasti persembahkan yang terbaik,” pungkasnya.

Lubang juga terjadi di sektor tengah tim besutan Darije Kalezic. Pasalnya, kapten timnya Willem Jan Pluim harus absen lantaran sudah mengantongi tiga kartu kuning. (idy/nam)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *