Sembilan Kades di Bangkalan Hentikan Penerbitan NIB Lahan PT. PKHI

(FOTO: KM/HELMI YAHYA) SERIUS: Proses pengeluaran Nomor Induk Bangunan (NIB) untuk PT. Perkasa Krida Hasta Indonesia (PKHI) di Bangkalan harus dihentikan.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN – Proses penerbitan Nomor Induk Bangunan (NIB) untuk tanah yang diklaim oleh PT. Perkasa Krida Hasta Indonesia (PKHI) harus dihentikan. Realitas itu menjadi desakan sembilan kepala desa (kades) di daerah yang identik dengan slogan Kota Salak. Mereka mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat, Senin (6/12/2021).

Bahkan tidak hanya mendesak penerbitan NIB, akan tetapi mereka juga  membawa beberapa persoalan pembebasan dan janji penggunaan lahan tersebut. Masing-masing kades yang mendatangi BPN meliputi, Kades Gili Timur, Jukong, Labang, Sendang Laok, Telang, Sangra Agung, Sukolilo Barat, Pandabah dan Pangpong.

Kades Pangpong Kecamatan Labang Bangkalan Ansori menjelaskan, kedatangannya untuk memastikan NIB PT. PKHI dan meminta agar proses sertifikat dihentikan untuk sementara. Sebab berdasarkan laporan dari warga, ada beberapa bidang tanah yang mengalami sengketa.

Bahkan masih bermasalah antara pemilik dengan PT PKHI. Sehingga tidak ingin NIB selesai, tanpa adanya penyelesaian masalah. “Alhamdulillah tadi sudah dijelaskan secara detail proses-prosesnya dan permintaan kami dikabulkan. Jadi sebelum ada kejelasan titik permasalahannya antara PT PKHI dan warga jangan dilanjut,” ujarnya.

Ansori juga mengungkapkan, sejak dibebaskan dan direncanakan akan dibuat pabrik, batas tanah yang dijual dan tidak belum jelas. Sehingga tidak ingin warga mengalami kerugian, jika nanti tanahnya tidak sesuai dengan klaim PT. PKHI. “Makanya kami datang ingin tahu lokasi yang diminta untuk diurus NIB-nya ini,” ucapnya.

Hal tersebut juga menjadi keinginan dan tanggung jawab sebagai kades. Sehingga delapan desa lain juga ingin memastikan seberapa luas tanah milik PT. PKHI di setiap desa. Kemudian meminta salinan atau fotocopy sertifikat. “Kami juga meminta salinannya untuk di kroscek ke lokasi. Karena sepertinya sudah ada yang disertifikat,” jelasnya.

Sementara itu, pihak BPN Bangkalan enggan berkomentar perihal tanah PT. PKHI. Mereka hanya menitipkan pesan pada satpam kantor dengan alasan sedang rapat. “Mohon maaf bapak sedang rapat perihal Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), jadi tidak bisa diganggu,” dalih Satpam BPN Bangkalan Soleh.

Sembilan Kades yang Melakukan Penghentian Penerbitan NIB Lahan PT. PKHI

  • Kades Gili Timur
  • Kades Jukon
  • Kades Labang
  • Kades Sendang Laok
  • Kades Telang
  • Kades Sangra Agung
  • Kades Sukolilo Barat
  • Kades Pandabah
  • Kades Pangpong

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan