oleh

Sembuh Terus Bertambah, Masyarakat Sumenep Diminta Optimis Wabah Akan Berlalu

Kabarmadura.id/SUMENEP-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama tim Gugus Tugas Covid-19 Sumenep belum mengendurkan semangat dalam menanganan wabah Covid-19.

Salah satu upaya kerasnya itu, dapat diukur data pasien terinfeksi Covid-19 yang dinyatakan sembuh terus bertambah. Dari data per Sabtu (11/07/2010) sampai pukul 15.00 WIB,  dua orang dinyatakan sembuh, sehingga total akumulasi pasien sembuh sebanyak 42 orang.

Humas Satgas Penanganan Pencegahan Covid-19 Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya menyampaikan, kegigihan dan kerja keras dari berbagai elemen itu lambat laun terus menuai hasil.

“Alhandullillah berkat kerjasama antara pihak, baik itu dari tanaga medis dan yang bersangkutan (pasien) sendiri sebab tetap sabar dan bersedia mengikuti anjuran saat melakukan perawatan di ruang isolasi,” kata pria yang juga kapala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sumenep ini.

Penambahan pasien sembuh itu adalah pasien terinfeksi Covid-19 ke-40 di Sumenep, yaitu perempuan berusia 27 tahun, berdomisili di Kecamatan Sumenep yang dirawat di salah satu rumah sakit di Surabaya. Setelah diambil sampel dari swab lanjutan, hasilnya menunjukkan negatif atau bersih dari infeksi Covid-19.

Yang dinyatakan sembuh kedua adalah pasien ke-56, laki-laki berusia 28 tahun asal Kecamatan Saronggi dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan.  Dinyatakan bersih dari Covid-19 setelah tes swab dua kali berturut-turut dengan hasil negatif.

“Karena sudah dinyatakan sembuh maka kedua pasien itu sejak Sabtu kemarin tim kesehatan, bahkan sudah diperkenankan pulang serta wajib melakukan isolasi mandiri secara ketat selama empat belas hari,” imbuhannya.

Kendati begitu, kepala dinas yang biasa disapa Dian ini berharap agar seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama dalam memerangi mewabahnya Covid-19, yakni tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sebab, dengan komitmen bersama maka dapat dipastikan permasalahan di Sumenep ini segera berlalu, sehingga aktivitas dapat berjalan maksimal kembali.

Termasuk yang saat ini dalam proses penyembuhan atau menjalani perawatan intensif di ruang isolasi, baik di Sumenep maupun di luar, diminya tetap optimis dan tetap bersabar. Menurutnya, sikap tersebut akan membantu memudahkan tim medis dalam menjalankan tugasnya.

“Misalnya 46 pasien yang menjalani perawatan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, 13 pasien dirawat di rumah isolasi Covid-19 Batuan, 22 pasien dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) PT. Garam Kalianget dan satu pasien dirawat di rumah sakit di luar Sumenep tetap optimis sembuh tetap tenang,” pungkasnya. (ara/waw)

 

Komentar

News Feed