Sempat Berpolemik, Pemkab Pamekasan Akhirnya Sediakan Rp63 Miliar untuk TPP ASN

(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) AMAN: Pemkab Pamekasan siapkan anggaran untuk pemberian TPP. Hal itu sekaligus menjawab isu tentang penghapusan tunjangan itu.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Setelah sempat berpolemik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memastikan akan mencairkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) untuk aparatur sipil negara (ASN) pada tahun 2022.

Sebelumnya, sempat muncul wacana penghapusan TPP tersebut. Munculnya wacana tersebut sempat membuat banjir penolakan dari sejumlah pihak. Namun kini sudah dipastikan tidak dihapus, karena anggarannya sudah disiapkan sebesar Rp63 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pamekasan Sahrul Munir mengatakan, progresnya saat ini sudah adalah meminta persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yakni untuk administrasi legal formalnya.

Bacaan Lainnya

“Posisi sekarang sudah dianggarkan pada APBD tahun 2022, selanjutnya meminta persetujuan dari Kemendagri. Ini dalam proses, masih belum ada jawaban,” paparnya, Rabu (5/1/2021).

Dalam pencairannya, seluruh ASN berhak menerima TPP, kecuali ASN guru yang sudah mendapatkan sertifikasi dan tenaga kesehatan (nakes) yang sudah mendapatkan insentif jasa pelayanan (japel).

“Kalau sudah dapat japel dan sertifikasi guru, tidak akan mendapatkan TPP, karena tunjangannya sudah termasuk itu,”urainya.

Nilai TPP kepada ASN sangat beragam nominalnya, tergantung kelas jabatannya. Namun yang menjadi indikator utamanya adalah absensi, kinerja organisasi, maupun kinerja perorangannya. TPP dicairkan setiap akhir bulan setelah diketahui perhitungan absensi dan kinerjanya.

“Kalau telat dan sering tidak masuk jelas TPP-nya berkurang, jadi berbasis kinerja dari setiap orang,” ulasnya.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif 

Redaktur: Wawan A. Husna

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.