Semrawut, Belum Ada Pembahasan Relokasi PKL di Bangkalan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ISTIMEWA) DIBIARKAN:Tim Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkalan, memberikan himbauan kepada para pedagang kaki lima (PKL) agar tidak menempati bahu jalan.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di dua lokasi jalan di Bangkalan, belum dilakukan relokasi. Masing-masing, Jalan Panglima Sudirman atau kawasan pecinan dan Jalan KH Hasyim menjadi lokasi PKL berjualan di bahu jalan. Kondisi tersebut, mengakibatkan kemacetan. Hal ini diakui Kepala Seksi (Kasi) Operasional dan Pengendalian Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkalan Nakib, Selasa (1/5/2021).

Menurutnya, hingga saat ini memang belum ada pembahasan dari tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan (DIshub), Sekretariat Kabupaten (Setkab), Tentara Negara Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Muspika setempat. Sehingga, langkah pemkab yang bisa dilakukan hanya memberikan aturan baru.

Bacaan Lainnya

“Relokasi belum ada wacana atau pembahasan baik dari bupati maupun pimpinan kami,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan, aturan berupa para pedagang wajib menutup lapaknya pukul 06.00 pagi. Jika masih ditemukan pedagang yang membuka lapak melebihi jam itu dan mokong, akan dilakukan penutupan paksa. “Hal ini, sesuai instruksi langsung dari pak bupati melalui pak sekda. Sudah ada suratnya, kami hanya melaksanakan,” tegasnya.

Kata dia, sejak penertiban yang dilakukannya mulai Senin (31/5) kemarin, para pedagang cukup kooperatif menutup lapaknya pukul 06.00 pagi. Meski masih ada pedagang yang mulai menutup lapaknya saat petugas datang. “Tujuannya, karena sejak kemarin siswa sudah mulai masuk sekolah. Agar tidak lagi mengakibatkan kemacetan jalanan,” tuturnya.

Penertiban juga dilakukan untuk memberikan himbauan agar para PKL menyiapkan tempat sampah dan tidak membuang sampah di jalanan. Kemudian, mereka juga menekankan agar para pembeli memarkir kendaraannya dengan tertib. Sehingga tidak menimbulkan kemacetan “Kami juga tidak henti-hentinya mengimbau kepada seluruh warga agar tetap memakai masker ketika melakukan aktifitas di luar rumah,” tandasnya. (ina/ito)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *