Semrawut, Penataan PKL SGB Dirombak

  • Bagikan
(FOTO: KM/FAIN NADOFATUL M.) BERKUMPUL: Jimhur Saros Ketua PKL SGB mendata pedagang yang akan ditata ulang, Minggu, (6/12/2020).

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Persiapan Stadion Gelora Bangkalan (SGB) agar layak dijadikan lokasi latihan piala dunia U-20 terus dilakukan. Para pedagang kaki lima (PKL) yang ada di sekitar stadion mulai dilakukan pendataan ulang. Minggu (6/12/2020)

Pendataan itu untuk penataan dan penertiban sejumlah PKL. Namun sayangnya, dari pendataan itu ada sejumlah PKL yang enggan didata untuk ditata ulang. Bahkan mokong untuk tetap berjualan di area SGB.

Ketua Paguyuban PKL SGB Jimhur Saros mengatakan, jika ada sejumlah pedagang yang tidak mau didata, bahkan ketika ingin dilakukan penertiban namu tetap saja memaksa ingin berjualan di area khusus yang sudah jelas ada larangan berjualan

“Ada yang mau tidak didata, saya harap bagi pegadang yang enggan didata, silahkan berjualan di lokasi lain,” tegasnya.

Penataan tersebut, Jimhur menjelaskan, rencananya pedagang akan dikelompokkan sesuai dengan apa yang mereka jual. Dengan pengelompokan itu, dia berharap, para pedagang hasil penjualannya bisa lebih baik lagi.

“Jadi pengelompokannya nanti yang jual makanan jual makanan saja, jual minuman ya minuman saja. Jangan jual semuanya, biar ada simbiosis mutualisme antar pedagang,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Bangkalan, Moh Fahri menyampaikan, penataan PKL sebagai langkah persiapan SGB yang akan dijadikan latihan piala dunia U-20. Mengingat, sebagian lapak yang ditempati oleh PKL adalah di atas gorong-gorong.

Menurutnya, proses pengerjaan 20 kios permanen untuk PKL sudah berjalan sekitar 20 persen. Target penyelesaiannya pertengahan Desember 2020. Sedangkan anggaran yang akan disediakan yakni sebesar Rp180 juta.

“Pemindahan hanya sisi selatan dan akan dibuatkan kios yang bagus dan dipindah ke TRK. Yang PKL bagian tengah, akan kami bantu dengan kanopi,” tandasnya. (ina/mam)

Baca juga  Rapid Test, Lima Pegawai Kejaksaan Bangkalan Diduga Terinfeksi Covid-19

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan