Semua Lahan Reklamasi Dipastikan Ilegal

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) MELUAS : Reklamasi di sepanjang bibir pantai Kecamatan Camplong terus bertambah.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Luas pantai yang direklamasi terus bertambah di Kecamatan Camplong, Sampang. Bertambahnya luasan pantai yang direklamasi tersebut, diduga sebagian besar ilegal dan tanpa mengantongi izin dari pihak berwenang.

Dugaan aktivitas reklamasi hingga berdiri bangunan gedung  ilegal, diungkapkan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Branta, Edi Kuswanto.  Pihaknya mengaku selama ini tidak pernah mengeluarkan surat rekomendasi untuk persyaratan pengajuan izin reklamasi. Sehingga, dipastikan semua lahan reklamasi belum dilengkapi izin kementerian perhubungan.

Bacaan Lainnya

“Semua dipastikan tidak berizin. Karena kami tidak pernah mengeluarkan surat rekomendasi. Sementara itu salah satu syarat pengajuan izin ke kementerian,” tegas Edi Kuswanto.

Pantauan Kabar Madura, meski aktivitas reklamasi diduga ilegal, namun tidak ada tindakan larangan dari pemerintah setempat maupun dari pihak berwenang lainnya.

Menurut Edi, wilayah pantai memang kewenangannya soal pengawasan reklamasi. Namun pihaknya tidak berwenang mengeluarkan izin reklamasi karena izin tersebut dikeluarkan oleh kementerian.

“Dan itu tidak mudah mendapatkan ijin. Jadi kalau ada yang mengaku ada reklamasi yang berijin saya mau lihat dokumennya,” tandasnya.

Edi Kuswanto mengaku kaget jika ada salah satu lahan reklamasi ada pemiliknya. Bahkan sudah mengantongi izin. Sebab surat rekomendasi tidak pernah dikeluarkan. Jika pun ada surat tersebut perlu diselidiki keabsahannya.

“Ada yang pernah mengaku punya ijin. Setelah kami cek hanya surat rekomendasi dan itu bukan surat izin. Saya pun tidak tahu siapa yang mengeluarkan surat itu,” pungkasnya. (man/bri)

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *