Semua Transportasi Laut Tolak Angkut PPK dan Logistik Hasil Pilkada

  • Bagikan
(FOTO: KM/SYAHID MUJTAHIDY) FOKUS: Anggota PPK Sapeken tidak dapat hadir diakibatkan cuaca yang buruk. Semua transportasi laut menolak mengangkut mereka dan logistik Pilkada Sumenep.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Khusus Kecamatan Sapeken, rekapitulasi Pemihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) terpaksa harus dilakukan secara dalam jaringan (daring).

Pasalnya, kelima anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sapeken beserta dengan logistiknya tidak dapat datang langsung ke rapat pleno rekalitulasi KPU Sumenep di Hotel Utami Sumekar, Sumemep, Rabu (16/12/2020). Mereka tidak dapat hadir diakibatkan cuaca yang buruk.

Komisioner Divisi Teknis KPU Sumenep Rahbini mengaku sudah berupaya untuk mencari transportasi laut, namun tidak kunjung mendapatkan.

Padahal, KPU Sumenep sudah berusaha untuk membayar dengan nominal tinggi. Tapi, tidak satu pun transportasi laut yang bersedia mengantarkan petugas dan logistiknya.

Di sampimg itu, lanjut Rahbini, sudah berupaya menggunakan transportasi udara, yakni helikopter, tapi transportasi khusus yang bertugas di Jawa Timur itu sudah kembali ke Jakarta.

“Kami sudah komunikasi dengan Syahbandar dan cari kapal, tidak mau berlayar meski mau dibayar berapa pun,” tuturnya.

Rekapitasi via daring tersebut juga dihadiri saksi tingkat PPK dan pengawas kecamatan (panwascam) setempat.

Hasil dari rekapitulasi via daring itu menunjukkan, pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Achmad Fauzi-Dewi Khalifah mendapay 10.912 suara dan paslon nomor urut 2, Fattah Jasin-M Ali Fikri Warits, meraup 12.554 suara. Suara yang tidak sah hanya sebanyak 316 suara. (idy/waw)

 

Baca juga  24 Pasien Dibiayai Rp2,2 Miliar, Se-Madura Baru Cair Rp600 Juta
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan