Sepi Pengunjung, Talang Siring Perlu Pembenahan

  • Whatsapp
KM/IMAM MAHDI-INDAH: Wisatawan menikmati indahnya Pantai Talang Siring di Desa Montok Kecamatan Larangan Pamekasan.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Pantai Talang Siring yang terletak di Desa Montok Kecamatan Larangan Pamekasan sepi pengunjung. Berdasarkan pantauan Kabar Madura, Minggu (17/3) pukul 15.00 Wib., hanya terdapat 15 pengunjung yang menikmati keindahan Pantai Talang Siring.

Padahal, Talang Siring merupakan destinasi wisata yang mudah dijangkau. Apalagi, dengan tiket yang relatif murah dan menjanjikan keindahan hutan mangrove, seharusnya dapat memancing kehadiran lebih banyak wisatawan.

Sayangnya, destinasi wisata tersebut sudah mulai redup. Padahal, saat ini wisata merupakan suatu hal yang sangat digandrungi oleh banyak kalangan dan menjadi salah satu lahan pemerintah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Nor Aini, 24, wisatawan asal Sumenep mengutarakan, Pantai Talang Siring sejatinya menawarkan pemandangan indah dengan fasilitas yang cukup, di antaranya gazebo, spot selfi, kolam renang, taman bermain, tempat parkir, kantor, mushalla, warung makan serta dihiasi pohon mangrove.

“Tidak hanya pada saat siang hari, pada malam hari pun pemandangan yang elok bisa didapatkan di tempat ini mas,” katanya.

Selain itu, lokasi pantai ini juga strategis karena berada di pinggir jalan nasional Sumenep-Pamekasan. Tiketnya juga murah, hanya Rp3.000 ditambah parkir Rp2000 untuk motor dan Rp4000 untuk mobil. Sayangnya kesemua itu tetap tidak membuat Pantai Talang Siring menjadi tujuan utama wisatawan.

“Destinasi wisata ini bakal jadi jujukan warga jika terus dikembangkan. Tetapi, jika dibiarkan tanpa penambahan fasilitas, akan ditinggalkan,” tukasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pamekasan Achmad Sjaifudin mengaku, pemerintah telah berusaha menyempurnakan semua destinasi wisata. Namun, pihaknya memiliki keterbatasan anggaran. Sedangkan destinasi wisata butuh anggaran tinggi agar memiliki fasilitas yang memadai.

“Pada prinsipnya semua potensi alam yang ada bakal dikembangkan. Hanya, pengembangan itu dilakukan secara bertahap,” ujarnya.

Sebelumnya ia juga menyampaikan, pihakanya bersama pokdarwis akan terus menambah spot wisata. Jika sebelumnya ada spot hutan mangrove dan kolam renang, kini ditambah fasilitas perahu. Dengan adanya perahu, diharapkan akan menambah daya tarik wisatawan.

“Mudah-mudahan semakin bertambah lebih baik serta pengunjung tidak sepi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Muhammad Sahur menyampaikan, minimnya wisatawan sebagai bukti bahwa fasilitas masih belum berhasil memuaskan pengunjung. Untuk itu ia meminta agar pembenahan terhadap fasilitas pantai Talang Siring terus dilakukan.

“Pantai Talang harus segera dibenahi. Sehingga diharapkan dapat menjadi tujuan wisata dari wisatawan Luar Madura dan bahkan widatwan internasional,” pungkasnya. (km45/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *