Sepi, RPH hanya Potong 2-3 Sapi per Hari

  • Whatsapp
(FOTO: KM/Dok) LANGKA: Mayoritas RPH hanya melakukan pemotongan hanya 3 ekor perhari.

Kabarmdura.id/Sumenep-Kabupaten Sumenep memiliki lima buah Rumah Potong Hewan (RPH), yakni RPH Manding, Ganding, Kota, Talango, dan Lenteng. Hanya saja, dari 5 RPH tersebut, hanya 1 RPH yang aktif dan diminati oleh masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumenep Zufa. Ia menyampaikan, dari 5 RPH yang berada di ujung timur Pulau Madura ini hanya satu yang dinilai cukup diminati.

Bacaan Lainnya

“Ya ada lima sementara itu yang mengalami kenaikan hanya satu RPH saja, untuk yang lainnya cukup stabil tetapi memang tidak naik,” katanya, kemarin.

Menurutnya, salah satu penyebab adalah kebutuhan pasar atau daya beli yang dinilai kurang melonjak, sehingga paling banyak hanya 13 hewan saja yang dipotong.

Sementara RPH yang melakukan pemotongan sampai 13 itu untuk di Kota Keris ini hanya terjadi di RPH yang berada Kecamatan Manding saja, karena memang untuk pemasaran lebih potensial terutama untuk daerah perkotaan dan pedesaan juga terakses. Sementara RPH lainnya hanya 2-3 potong per hari.

“Ya bisanya kalau di Manding itu juga banyak hewan yang biasa dipotong. Meskipun di kota sendiri ada RPH tetapi kan fokus di kota, dan masyarakat jarang mengkonsumsi daging-daging hewan seperti sapi dan sebagainya,” imbuhnya.

Tetapi yang pasti pihaknya juga menyampaikan, kebutuhan pasar-pasar tradisional yang berada di Sumenep terhadap daging sudah dipastikan menyerap dari RPH-RPH yang di Sumenep juga.

“Tidak ada dari luar untuk kebutuhan daging, ambil di lokal sini karena harganya sama kok. Untuk menambah RPH tidak ada rencana karena segitu jumlahnya,” pungkasnya. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *