oleh

Sepuluh SDM RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Disiapkan untuk Operasikan PCR

Kabarmadura.id/Sampang-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Mohammad Zyn Sampang, hingga kini tidak bisa mengoperasikan alat tes polymerase chain reaction (PCR). Hal itu lantaran RSUD plat merah itu belum memiliki sumber daya manusia (SDM) khusus untuk mengoperasikan alat tersebut.

Koordinator pengoperasian alat PCR RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang Siti Khotimah mengatakan, untuk dapat mengoperasikan alat PCR tersebut, pihaknya membutuhkan ruangan tekanan negatif dan alat biosiftikabinet agar tidak terjadi kebocoran virus.

Selain itu, pihaknya juga membutuhkan tambahan SDM di bidang tenaga analis ahli PCR. Untuk memenuhi kebutuhan SDM itu, pihaknya mengirimkan sejumlah petugas untuk mengikuti pelatihan di Surabaya.

“Kami saat ini masih proses untuk mengurus pelatihan tenaga analis ke Surabaya. Kami akan mengirim tenaga analisis ke sana,” ungkapnya, Minggu (5/7/2020).

Dirinya mengungkapkan, meski kebutuhan SDM di bidang analis PCR sangat mendesak, namun hingga kini pihaknya masih belum memiliki anggaran khusus untuk pelatihan SDM tersebut.

Lanjut dia, kebutuhan biaya pelatihan analis PCR itu berada di angka Rp10 juta. Jika anggaran pelatihan itu sudah cair, para petugas medis akan mengikuti pelatihan selama 10 hari di Surabaya.

“Saat ini saya mau menghubungi pihak Surabaya untuk membuat surat pengajuan magang,” imbuhnya

Menanggapi hal itu Anggota Komisi IV DPRD Sampang Moh. Iqbal Fatoni mengatakan, tidak adanya tenaga analis yang ahli untuk mengoperasikan alat PCR segara diberikan pelatihan.

Pengoperasian alat PCR ini harus disegarakan agar bisa meminimalisir keraguan masyarakat terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Sampang.

“Alat ini harus segara dioperasikan, karena kalau tes swab ke Surabaya sangat lama, dan itu harus dioperasikan oleh tanaga analis yang ahli,” singkatnya. (mal/pin)

 

Komentar

News Feed